Kelinci Tertua di Dunia Usianya Mencapai 16 Tahun

0
113
views

befren.com – Kebanyakan kelinci paling lama hanya mampu bertahan hidup hingga berusia 12 tahun. Tapi, tidak dengan Mick.

Kelinci berjenis agouti ini, kini berusia 16 tahun. Ia pun dinobatkan sebagai kelinci tertua di dunia.

Seekor kelinci peliharaan seorang wanita dari Illinois, Amerika Serikat, telah dinyatakan sebagai kelinci tertua di dunia yang masih hidup oleh Guinness World Records setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-16 tahun.

Kelinci agouti dari Berwyn, Illinois ini merayakan ulang tahunnya yang ke-16 pada tanggal 9 Februari 2019.

Dan Guinness menyebutkannya sebagai tonggak sejarah sehingga menjadikannya kelinci tertua yang masih hidup di dunia.

Liz Rench, pemilik Mick, mengatakan dia bertemu kelinci itu pada tahun 2004 ketika dia menjadi sukarelawan di tempat penampungan hewan.

Bersama seorang temannya, akhirnya dia mengadopsi kelinci itu.

Temannya kemudian pindah ke luar kota, dan Mick tinggal bersama Rench.

“Saya sangat bangga padanya dan sangat terinspirasi oleh ketangguhan dan hal-hal positif yang dia tunjukkan sepanjang hidupnya,” kata Rench.

“Ada banyak waktu saya berpikir bahwa saya akan kehilangan dia, tetapi dia mampu beradaptasi dengan proses penuaan dengan sikap yang baik dan tetap kuat,” katanya.

“Saya sudah merawat kelinci selama 20 tahun dan tidak pernah memiliki kelinci yang hidup di atas usia 13 tahun. Mick sangat istimewa dan saya merasa beruntung memilikinya dalam hidup saya!,” ujarnya dengan nada riang.

Kelinci tertua yang pernah terdaftar oleh Guinness World Record adalah Flopsy, kelinci Australia kelahiran alam liar yang ditangkap oleh penduduk Tasmania pada tahun 1964.

Flopsy hidup selama hampir 19 tahun lebih.

Di sisi lain, Rench senang dengan selera makan Mick yang tak pernah hilang. Mick bahkan mampu menjaga berat badannya tetap stabil.

“Dia makan banyak sayuran rendah kalsium dan jerami bersama dengan suguhan seperti wortel, lobak dan berry. Dia suka makan,” kata Rench

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here