Inikah Hewan Paling Berbahaya di Dunia? No. 5 Paling Imut

0
402
views
Mamba Hitam

D

i Dunia ini banyak hewan dari beberapa spesies yang belum kita ketahui betul, entah itu dari karakternya dan lain sebagainya. Pernah kita melihat hewan itu sangat lucu, imut, bikin gemesin dan ingin menyentuhnya atau bahkan ingin memilikinya, tapi ingat tidak semua binatang itu bisa kita miliki kalau kita tidak tahu cara memeliharnya karena bentuk dan keindahan tersebut bisa menipu bahkan akan berdampak kematian. Berikut ini befren.com mencoba mengulas tentang hewan-hewan yang berbahaya di dunia.

01

Nyamuk

Ilustrasi nyamuk menghisap darah

Sudah tidak heran lagi bahwa nyamuk dianggap sebagai musuhnya manusia. Wajar saja, binatang penghisap darah ini selalu meninggalkan bekas gatal dan sakit. Tak hanya itu, nyamuk juga bisa membawa penyakit mematikan. Namun tahukah kamu bahwa nyamuk memiliki spesies hingga 3.000.

02

Lalat Tsetse

Lalat Tsetse

adalah jenis lalat yang dapat menyebabkan Trypanosomiasis, penyakit tidur, atau Kongo trypanosomiasis yaitu penyakit yang memiliki gejala awal berupa sakit kepala, dan sakit di sendi, anemia, pembengkakan kelenjar limfa, demam dan penyakit ginjal. Lalu akan terjadi perubahan siklus tidur pada penderita dimana penderita sulit tidur pada malam hari dan pada siang hari mereka mengantuk, apabila tidak dapat penanganan dapat menyebabkan kerusakan pada sistem syaraf, koma bahkan kematian.

03

Buaya Air Asin

Buaya Air Asin

Merupakan binatang terbesar di antara reptile lain. Seekor buaya air asin jantan dewasa rata-rata memiliki panjang 5 meter, dengan berat 500 kilogram. Sedangkan buaya air asin betina dewasa berukuran sepanjang 2,5 – 3 meter.

Binatang ini dapat hidup di tengah laut, muara-muara air payau, hinggansungai-sungai berair tawar di wilayah Asia Tenggara dan Australia bagian utara.

Menurut penelitian, buaya termasuk hewan yang cerdas. Reptile ini memiliki insting yang kuat terhadap bahaya. Buaya juga merupakan pemburu yang handal, karena selalu sukses dalam memangsa korbannya, dan dianggap sebagai buaya mematikan.

04

Mamba Hitam

Mamba Hitam

Ular dengan nama ilmiah Dendroaspis polylepis ini punya bisa yang mengandung racun saraf. Racun itu bisa melumpuhkan sistem pernapasan. Orang yang terkena racun tersebut akan mengalami kelumpuhan hingga kematian.

[artikel number=4 tag=”unik” ]

Mamba hitam paling banyak ditemukan di daerah padang rumput yang berpohon (sabana) atau di hutan sungai, juga di daerah bukit berbatu dan pohon besar.

05

Ikan Buntal

Ikan Buntal

Ikan buntal adalah ikan yang tubuhnya bisa mengembang seperti balon serta mengeluarkan duri tajam. Hal ini ia lakukan karena untuk melindungi dirinya dari mangsa. Di setiap daerah ikan yang satu ini memiliki julukan yang berbeda, di Indonesia sendiri ikan ini lebih sering dikenal dengan sebutan ‘ikan buntek’, sedangkan dalam bahasa Inggris ikan ini dikenal dengan Balloonfish, Globefish atau puffer fish. Tingkat kematian yang disebabkan dari keracunan ikan buntal ini diperkirakan lebih dari 50 persen, bahkan hingga saat ini racun dari ikan buntal tidak ada penawarnya. Satu ikan buntal ini dapat membunuh 30 orang dewasa.

06

Ubur-ubur Kotak

Ubur-ubur Kotak

Ini adalah ubur-ubur yang paling mematikan di dunia, dan salah satu makhluk paling mematikan di planet ini sama sekali. Hal ini juga dikenal sebagai penyengat laut. Sejak tahun 1954, 5568 kematian telah dikaitkan dengan jelly ini. Ada lima belas tentakel pada jenis ubur-ubur, yang dapat memperpanjang sepuluh meter panjangnya. Pada setiap tentakel, ada sekitar setengah juta anak panah. Ini panah mikroskopis penuh racun. Masing-masing secara teoritis bisa membunuh hingga 60 orang. Hal ini cepat bertindak, dan dapat menyebabkan penangkapan kardiovaskular dalam hitungan menit. Rasa sakit dari sengatan itu sendiri sangat intens, dan dapat menyebabkan kematian bahkan sebelum racun tidak, karena dapat menyebabkan syok. Jika ajaib kamu bertahan sengatan dari salah satu jeli ini, kamu akan berada dalam jumlah yang ekstrim sakit selama berminggu-minggu setelah pertemuan itu.

07

Katak Panah Emas Beracun

Katak Panah Emas Beracun

Katak panah emas beracun dianggap salah satu hewan paling beracun di Bumi. Hewan kecil yang hanya berukuran 5 cm, mampu membunuh 10 orang dewasa. Adat Embera orang Kolombia menggunakan racun ini sebagai ujung tombak atau panah untuk berburu.

Amfibi berwarna cerah ini adalah salah satu yang terbesar dari lebih dari 100 spesies katak panah beracun, rata-rata berukuran lebih dari satu inci (dua setengah cm) panjangnya. Mereka hidup dalam sebuah titik kecil di hutan hujan di pantai Pasifik Kolombia. Walaupun penduduk masih sedikit, tapi hewan ini terancam punah karena pembabatan lahan.

08

Siput Kerucut

Siput Kerucut

Jangan terlena dengan bentuknya yang kecil imut, cantik, dengan warna-warna yang menarik. Kamu jangan coba dekat-dekat dengan keluarga siput conidae, karena siput ini memiliki racun yang dapat melumpuhkan siapapun yang terkena racunnya.

Nama conidae berasal dari bentuk cangkang yang kerucut simentris (cone). Ada lebih 500 lebih keong kerucut yang beracun. Ukuran mereka beragam, dan yang terbesar berukuran 20 cm lebih. Keong bercun yang memiliki ukuran besar bisanya berada di perairan hangat yang dangkal dengan topografi berpasir-pasir atau berbatu, seperti di Indonesia. Di Indonesia keong beracun ini sering disebut dengan siput kerucut (cone snail) atau siput dengkek

09

Beruang Polar

Beruang Polar

Beruang Kutub (Inggris: polar bear) atau beruang es atau dalam nama ilmiahnya Ursus maritimus adalah mamalia besar dalam aturan marga keluarga biologi Ursidae. Dia termasuk spesies circumpolar yang terdapat di sekitar benua paling utara bumi, yaitu benua Artik dan termasuk beruang paling karnivora di antara keluarga beruang lainnya. Beruang kutub kadang-kadang juga diklasifikasi sebagai mammalia laut.

Beruang kutub jantan memiliki berat antara 400 – 600 kilogram dan kadang-kadang dapat mencapai lebih dari 800 kg dengan tinggi mencapai lebih dari 2,5 meter. Sedangkan Beruang kutub betina hanya separuh dari berat beruang jantan dengan berat antara 200 – 300 kg dan tinggi sekitar 2 meter. Beruang kutub memiliki indera penciuman yang sangat tajam. mereka dapat mencium bau bangkai ikan paus atau anjing laut dari jarak 20 mil.

Beruang kutub adalah perenang yang handal karena dapat berenang sejauh 60 mil tanpa berhenti. Mereka menggunakan tungkai depannya untuk berenang dan tungkai belakang sebagai kemudi. Kelenjar minyak pada kulitnya dapat meminyaki bulunya dengan baik sehingga tahan air dan membuat tubuhnya tetap kering selama berenang.

Meskipun makanan utama beruang kutub adalah ikan dan anjing laut, namun dengan kekuatan cakar beruang yang tajam dan pukulan yang kuat dari kaki depannya siapapun tidak akan mampu bergeming jika sudah dalam terkamannya

 

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here