Apakah Pernah Memelihara Reptil ini? Lihat No Tiga Seperti Superhero

0
613
views
Ilustrasi ular makan ular

R

eptil (binatang melata) adalah sebuah kelompok hewan vertebrata yang berdarah dingin dan memiliki sisik yang menutupi tubuhnya. Reptilia adalah tetrapoda (hewan dengan empat tungkai) dan menelurkan telur yang embrionya diselubungi oleh membran amniotik.

Banyak orang yang menganggap hewan dari spesies reptil adalah hewan yang berbahaya, seperti komodo, ular kobra, dan buaya. Namun seperti yang sahabat ketahui, sekarang ini banyak sekali orang – orang yang menjadikan reptil sebagai salah satu hewan peliharaan (termasuk ular dan buaya), sampai – sampai mereka membuat sebuah kelompok atau organisasi pecinta reptil tertentu. Memelihara reptil sudah seperti sebuah gaya dan tren tersendiri. Didunia ini memang terdapat banyak sekali jenis reptil yang tersebar hampir diseluruh belahan dunia.

Berikut befren.com mengumpulkan data-data dari berbagai sumber tentang reptil aneh ini:

01

Buaya Gharial

Buaya Gharial

Dikenal juga sebagai buaya pemakan ikan, habitat aslinya di bagian utara anak benua India. Populasi gavial secara global di alam liar diperkirakan kurang dari 235 individu, yang terancam oleh hilangnya habitat tepi sungai, deplesi sumber daya ikan, dan terkait dengan penangkapan ikan. Karena populasinya telah menurun secara drastis dalam 70 tahun terakhir.

[artikel number=5 tag=”unik” ]

Jika buaya dan aligator biasa menyerang mangsanya dengan gerakan yang brutal serta cabikan rahang dan gigi mereka yang mampu menghancurkan tubuh mangsanya dengan mudah, maka buaya Gharial adalah jenis buaya yang berbeda.

Buaya  yang bentuk tubuhnya hampir sama seperti buaya pada umumnya, namun ia memiliki moncong mulut yang lebih ramping dan memiliki deretan gigi yang sangat banyak disepanjang moncong mulutnya.

Namun buaya ini akan terlihat mengerikan saat ia sedang mengintai mangsanya dari dalam air, dimana tonjolan moncongnya yang timbul dan terlihat jelas diatas permukaan air.

02

Ular Viper Badak

Ular Viper Badak

Ini salah satu jenis ular predator yang paling ditakuti dan menyebabkan banyak kematian bagi manusia di dunia. Meski begitu, ular viper badak adalah ular berbisa yang unik dari segi tampilan dan corak tubuhnya. Dimana ular ini memiliki corak tubuh yang kecoklatan dan berpola seberti batik, bentuk badannya yang agak melebar (tidak seperti kebanyakan ular yang berbedan ramping), serta memiliki tonjolan tajam seperti cula badak yang terletak didepan hidungnya, yang membuat ular viper ini dinamakan ular viper badak. Karena keunikannya inilah, ular viper badak pun mendapat julukan sebagai ular viper terindah dan tereksotis. Namun sahabat jangan sampai terlena akan keindahannya ya, karena bagaimana pun juga ular viper badak ini adalah ular berbisa yang akan mengakibatkan masalah serius bagi kita kalau sampai terkena gigitan dan racun bisanya.

03

Kadal “Spiderman”

Kadal “Spiderman”

Spiderman identik dengan kostum merah dan biru. Kadal ini punya kulit berwarna merah dan biru, mirip seperti spiderman. Karena kemiripan itu, kadal inipun dinamai kadal spiderman. Dari warna biru dan merah di kepala dan tubuhnya inilah yang membuat sang kadal agama ini menjadi sangat terkenal bak selebriti di internet, yang sering disebut sebagai kadal spiderman. Kadal spiderman adalah jenis dari kadal agama (kadal pemakan serangga berekor panjang)

Pemakan serangga berekor panjang. Genus agama terdiri atas sedikitnya 37 spesies yang tersebar di seluruh Afrika. Ukuran panjang tubuhnya bervariasi, dari 12,5 hingga 30 cm, dan beraneka warna.

Agama pada awalnya hidup di dalam hutan dan semak Afrika, tetapi karena habitat aslinya dimusnahkan, mereka beradaptasi hidup di daerah permukiman manusia dan habitat baru. Mereka tinggal dalam tumpukan jerami dan tempat-tempat kecil lainnya dan keluar hanya untuk mencari makan. Jika terlihat di ruang terbuka, agama dapat berlari dengan cepat dengan titik tolak pada kaki belakang untuk mencapai tempat berlindung. Agama gurun masih dapat ditemukan di daerah kering Afrika Utara. Meskipun disebut agama gurun, mereka juga menghindari melintasi padang pasir kosong.

04

Kura-Kura Matamata

Kura-kura matamata

Kura-kura matamata atau mata mata (matamata turtle; Chelus fimbriatus) adalah spesies kura-kura air tawar yang aslinya berasal dari kawasan tropis Amerika Selatan, khususnya daerah Sungai Amazon & Orinoco. Nama “matamata” pada kura-kura ini sendiri menurut salah satu teori berasal dari bahasa Tupi-Guarani – sejenis suku pribumi Amerika Selatan – yang berarti “membunuh”. Teori lain menyatakan bahwa “matamata” merupakan kata jamak dari kata Spanyol “matar” yang jika diterjemahkan secara harfiah berarti “tetap diam” – kemungkinan untuk merujuk pada perilaku kura-kura ini dalam berburu & mencari makan secara diam-diam.

Dengan rahang yang kuat dan gigi yang tajam, kura – kura matamata biasa memangsa burung – burung air, reptil lain, serangga, dan ikan. Tidak aneh memang kalau kura – kura ini memiliki tampilan dan “kepribadian” yang berbeda dari kura – kura lainnya karena ia hidup diantara ikan – ikan piranha dan liarnya hutan hujan Amazon.

Referensi
———————————————–
nationalgeographic.com
animaldiversity.org
dailymail.co.uk
Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here