Pulau Coron, Nuansa Film King Kong di Dunia Nyata

0
168
views

befren.com – Pulau Coron bagai sebutir mutiara di birunya laut Filipina. Walaupun kurang booming dibandingkan objek wisata di Thailand, Singapura atau Malaysia, keindahan Pulau Coron dengan lautnya yang berwarna biru kehijauan dan pasirnya yang putih layak menjadi pilihan wisatamu selanjutnya. Pulau ini adalah bagian dari munisipalitas dengan nama yang sama yang lebih besar wilayahnya. Sebuah pulau di Filipina Barat yang hanya menempati peringkat sebagai pulau terindah di dunia. Kota ini terletak di ujung selatan pulau Busuanga, dan itu hanya naik perahu dari pulau Coron. Pemandangan di Coron adalah tropis dan benar-benar sangat menakjubkan.

Pulau ini, hanya berjarak 20 menit berkendara bangka dari Kota Coron, memiliki cakrawala yang mengesankan dan misterius yang pernah ditayangkan dalam film King Kong. Pulau Coron memiliki permukaan bergunung-gunung  yang didominasi oleh tebing-tebing curam dan formasi batuan Karst  dari batu kapur dari periode Permian yang menutupi sekitar 70% dari luas wilayahnya. Sisa wilayahnya 25% adalah bukit-bukit dan hanya 5% yang relatif datar. Ada 11 danau yang terletak di medan yang berat dan 3 di antaranya terhubung ke laut melalui bawah tanah.

Akses menuju pulau ini tidaklah mudah. Keindahan alam yang ditawarkan tak main-main, kamu akan bertemu dengan bebatuan karang besar yang mengitari pulau. Hampir serupa dengan panorama yang ada di Raja Ampat, Papua atau Phi Phi Island, Thailand. Dari atas tebing, mata akan disegarkan oleh panorama laut dengan air jernih berwarna biru muda.

Pemandangan tampak atas Danau Baraccuda

Danau Barracuda lebih menarik bagi para penyelam karena lapisan uniknya yang  indah, air asin dan serta perubahan suhu yang dramatis, yang bisa mencapai setinggi 38 ° C. Ini dapat diakses dengan memanjat di atas dinding berbatu berliku yang berakhir langsung di air.

[artikel number=5 tag=”travel” ]

Halte umum lainnya adalah Banol Beach, sebuah daerah berpasir kecil dengan naungan dari matahari, dan Twin Lagoons.

Seluruh pulau dianggap sebagai wilayah leluhur Tagbanua, yang terutama nelayan dan pengumpul dari balinsasayaw yang sangat menguntungkan (sarang burung). Prihatin tentang dampak pariwisata, Tagbanua memiliki akses terbatas ke beberapa tempat wisata.

Pemandangan tampak atas terlihat air jernihnya yang indah

Meski Coral Garden dapat dilihat dari atas kapal, kamu pasti tak sabar untuk terjun ke air jernihnya. Apalagi melihat terumbu karang dari dekat. Atau juga berenang bersama ikan cantik warna-warni. Dijamin, tak akan rela untuk keluar dari air.

 

 

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here