Peraturan Membatasi Jumlah Pengunjung Karena Dikhawatirkan Runtuh ( Taj Mahal)

0
337
views
Peraturan Membatasi Jumlah Pengunjung Karena Dikhawatirkan Runtuh ( Taj Mahal)

Pada tahun 2011, sekelompok peneliti bangunan bersejarah telah memperingatkan pemerintah India bahwa jika tak dirawat, maka Taj Mahal bakal runtuh dalam lima tahun mendatang.

Sudah lima orang dikabarkan terluka setelah tragedi desak-desakan yang terjadi di Taj Mahal menjelang perayaan akhir tahun kemarin. Pemerintah setempat mengatakan kalau kondisi tersebut terjadi karena pengelola objek wisata tak membatasi jumlah pengunjung yang masuk.

Setelah kejadian tersebut, pengelola Taj Mahal, Badan Arkeologi India, mengumumkan peraturan membatasi jumlah pengunjung yang masuk menjadi 40 ribu penduduk India per hari. Aturan tersebut tak berlaku bagi turis mancanegara.

“Aturan baru ini dibuat demi keamanan pengunjung dan keutuhan bangunan,” kata juru bicara pengelola, seperti yang dikutip AFP.

Pengunjung Taj mahal


“Mengendalikan jumlah pengunjung yang masuk menjadi tantangan bagi kami tahun ini,” lanjutnya.

Komplek Taj Mahal dibangun sejak abad ke-17. Jutaan turis yang datang ke sana setiap tahunnya dikhawatirkan merusak bangunannya yang sudah berumur.

[artikel number=5 tag=”travel” ]

Hal itu terlihat dari retakan di lantai dan pelapukan kayu di langit-langitnya.

Ditambah lagi dengan kadar asam dari asap pabrik yang beroperasi di sekitar Taj Mahal, sehingga angin yang membawa asap tersebut membuat lapisan bangunan mengelupas.

Setiap tahunnya, objek wisata itu dikunjungi oleh 8 jutaan orang atau sekitar 22 ribu orang setiap harinya.

 

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here