Meningkatkan Pariwisata di Tengah Populasi yang Sedang Menua

0
221
views
Meskipun sering diabaikan oleh pengunjung ke daerah itu, Prefektur Hyogo dan kota utamanya di Kobe menawarkan pemandangan bunga sakura yang menakjubkan, dari istana hingga kebun binatang

T

ingkat kelahiran yang jatuh di Jepang telah menghasilkan populasi yang cepat menua dan menyusut, yang memiliki dampak signifikan pada masyarakat pedesaan karena menyusutnya tenaga kerja dan meningkatnya permintaan pensiun.

Beberapa kota kecil di Prefektur Hyogo telah mengalami penurunan pendapatan, dan dengan demikian mengambil langkah untuk memperkuat industri pariwisata mereka untuk membawa uang ke wilayah tersebut.

Setidaknya ada 16 kota yang relatif kecil di prefektur, termasuk Himeji, Kamikawa, Ako dan Tatsuno, yang telah bekerja sama untuk mempromosikan pariwisata di kawasan itu sejak 2014.

Himeji terletak di bagian barat selatan dari Hyogo, dan merupakan kota terbesar kedua di Hyogo (dengan populasi 530.000). Pegunungan Chugoku terletak di utara, dan Laut Pedalaman Jepang terletak di sebelah selatan. Ini telah menjadi lokasi utama untuk transportasi untuk waktu yang lama dan merupakan kota yang penuh dengan alam dan budaya sejarah.

Kota-kota sedang mengincar jumlah wisatawan yang meningkat, terutama karena Jepang diatur untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas tahun 2020.

Direktur Divisi Revitalisasi Regional Himeji Kojiro Fukuda mengatakan kota itu telah menetapkan target untuk menarik lebih banyak wisatawan Indonesia.

Jumlah wisatawan Indonesia yang mengunjungi Jepang telah tumbuh setiap tahun, dengan sekitar 300.000 orang mengunjungi negara ini pada tahun 2017.

Namun, beberapa turis Indonesia pernah mendengar tentang Himeji, apalagi mengunjunginya.

Karena Indonesia adalah negara mayoritas Muslim, Kojiro mengatakan kota itu telah berusaha untuk menjadi Muslim yang ramah bagi wisatawan Indonesia.

Sebagai contoh, beberapa restoran di Himeji menyediakan makanan halal dan ruang shalat, katanya.

[artikel number=5 tag=”travel” ]

“Muslim Indonesia memiliki citra yang baik di sini karena mereka sangat toleran dan menghormati perbedaan.

Pemerintahan Kamikawa juga berusaha meningkatkan pariwisata di tengah masyarakat yang mulai beruban.

Seorang wakil dari Kota Kamikawa, Tanikase Kazuto, mengatakan hanya 11.600 orang masih tinggal di daerah itu karena penduduk telah pindah ke daerah perkotaan.

Pemerintah telah berusaha untuk meningkatkan tingkat kelahiran melalui kebijakan seperti layanan kesehatan gratis untuk anak-anak di bawah usia 15 tahun.

Untuk meningkatkan pendapatan kota, Tanikase mengatakan pemerintah telah membuka sebuah hotel di Dataran Tinggi Mineyama Kogen pada 2015 untuk menarik lebih banyak wisatawan.

Mineyama Kogen Hotel RelaXia

“Hotel, yang disebut Mineyama Kogen Hotel RelaXia, juga membuka sebuah resor ski pada akhir Desember tahun lalu,” tambahnya.

Sekitar 50.000 orang telah mengunjungi hotel sejak pembukaan bukit ski, katanya.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here