Menemukan Pengalaman Unik di Singapura

1
144
views
Suasana di Singapura

befren.com – Unik adalah kata yang terbaik menunjukkan Singapura, kota dinamis yang kaya akan kontras dan warna di mana Anda akan menemukan perpaduan budaya, kuliner, seni, dan arsitektur yang harmonis. Jembatan antara Timur dan Barat selama berabad-abad, Singapura, yang terletak di jantung Asia Tenggara, terus merangkul tradisi dan modernitas saat ini. Penuh dengan energi yang tak terkendali dan penuh dengan peristiwa menarik, kota ini menawarkan pengalaman unik dan tak terlupakan yang tak terhitung jumlahnya yang menunggu untuk ditemukan. Jejak satu hari akan membawa Anda dari masa lalu ke masa depan, dari daerah kantong etnis yang penuh warna ke pusat bisnis yang efisien, dari taman yang tenang hingga gedung pencakar langit yang ramping. Ambil langkah mundur saat Anda memasuki kuil tradisional Cina, masjid Muslim, kuil Hindu atau gereja Kristen, semuanya dalam satu lingkungan. Manjakan hobi favorit di Singapura – berbelanja. Dari barang antik yang menarik hingga label mewah. Gadget terbaru untuk kerajinan etnik, Anda akan menemukan semuanya.

Theatres on the Bay

Di luar pencakar langit dan pusat bisnis bersayap Singapura, Anda akan menemukan negara dengan dunia seni yang semarak. Sepanjang tahun beragam repertoar acara seni visual dan pertunjukan akan memberikan berbagai pilihan. Pembukaan Esplanade yang bersejarah – Theatres on the Bay pada bulan Oktober 2002 beberapa tahun lalu telah memperluas jumlah penawaran di kalender acara. Arsitekturnya yang khas saja membuatnya layak dikunjungi.

Sejarah

Sebuah negara pulau di lepas ujung selatan Semenanjung Malaya, 137 kilometer (85 mi) di utara khatulistiwa di Asia Tenggara. Negara ini terpisah dari Malaysia oleh Selat Johor di utara, dan dari Kepulauan Riau, Indonesia oleh Selat Singapura di selatan. Singapura yang paling awal dikenalĀ  Cina abad ke-3, yang menggambarkan Singapura sebagai Pu-luo-chung (pulau di ujung semenanjung). Hanya sedikit yang diketahui tentang sejarah pulau itu pada saat ini tetapi deskripsi hal-fakta ini memungkiri masa lalu Singapura yang penuh warna. Pada abad ke-14, Singapura telah menjadi bagian dari Kekaisaran Sri Vijayan dan dikenal sebagai Temasek (Kota Laut).

Selama abad ke-14, pulau kecil namun ditempatkan secara strategis ini telah mendapatkan nama baru – Singa Pura, atau Kota Singa. Menurut legenda, seorang pangeran Sri Vijayan yang berkunjung melihat seekor binatang yang dia anggap seekor singa dan nama modern Singapura lahir. Inggris menyediakan bab penting berikutnya dalam cerita Singapura. Selama abad ke-18, mereka melihat kebutuhan akan rumah singgah strategis untuk mereparasi, memberi makan dan melindungi armada kerajaan mereka yang semakin besar, serta untuk mencegah segala kemajuan oleh Belanda di wilayah tersebut. Dengan latar belakang politik inilah Sir Stamford Raffles mendirikan Singapura sebagai stasiun perdagangan. Kebijakan perdagangan bebas menarik pedagang dari seluruh Asia dan dari jauh seperti Amerika Serikat dan Timur Tengah. Pada 1824, hanya lima tahun setelah pendirian Singapura modern, populasinya tumbuh dari 150 menjadi 10.000.

Pada tahun 1832, Singapura menjadi pusat pemerintahan untuk pemukiman-pemukiman selat di Penang, Malaka dan Singapura. Pembukaan Terusan Suez pada tahun 1869 dan munculnya telegraf dan kapal uap meningkatkan kepentingan Singapura sebagai pusat untuk perluasan perdagangan antara Timur dan Barat.

Singapura telah menjadi tempat aksi militer pada abad ke-14 ketika ia terlibat dalam perjuangan untuk Semenanjung Malaya antara Siam (sekarang Thailand), dan Kekaisaran Majapahit yang berbasis di Jawa.

Lima abad kemudian, ia kembali menjadi tempat pertempuran yang signifikan selama Perang Dunia II. Singapura dianggap sebagai benteng yang tak tertembus, tetapi Jepang menyerbu pulau itu pada tahun 1942. Setelah perang, Singapura menjadi Koloni Mahkota. Pertumbuhan nasionalisme mengarah pada pemerintahan sendiri pada tahun 1959 dan pada 9 Agustus 1965, Singapura menjadi republik merdeka.

Silahkan Komentar

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here