Keindahan Suasana Pasar Terapung Lok Baintan

0
658
views
Keindahan Suasana Pasar Terapung Lok Baintan (inews)

befren.com – Kalimantan atau juga disebut Borneo merupakan pulau terbesar ketiga di dunia yang terletak di sebelah utara Pulau Jawa dan di sebelah barat Pulau Sulawesi. Pulau Kalimantan memiliki banyak sungai yang berkelok-kelok di sepanjang kota. Tidak heran jika di sana juga terdapat pasar terapung yang fenomenal, Lok Baintan.

Pasar Terapung Lok Baintan atau Pasar Terapung Sungai Martapura adalah pasar terapung tradisional yang berlokasi di desa Sungai Pinang, kecamatan Sungai Tabuk, Banjar, Kalimantan Selatan.

Ada tiga pasar terapung di Kalimatan Selatan, dan yang paling terkenal adalah Pasar Terapung Lok Baintan yang sedang kita bahas ini.

Lokasinya ada di sungai Martapura, Desa Lok Baintan, Kabupaten Banjar. Pasar Lok Baintan memiliki waktu operasional sejak setelah waktu sholat subuh hingga sekitar pukul 09.30 WITA.

Adapun pasar tersebut dapat dikunjungi dengan naik kelotok (perahu bermotor) yang memiliki kapasitas penumpang maksimal 15-20 orang.

Dari pusat kota Banjarmasin waktu tempuhnya sekitar 60 hingga 90 menit, tergantung kondisi arus sungai yang berbeda tiap musimnya.

Berada di pasar terapung ini, wisatawan akan disajikan dengan aktivitas pedagang yang menjual hasil pertanian dan perkebunan. Jika musim panen tiba, kumpulan pedagang di pasar terapung akan lebih ramai.

Saat ini sudah ada akses melalui jalan darat untuk mencapai Lok Baintan dengan lama perjalanan yang relatif sama, namun wisatawan akan mendapatkan sensasi yang berbeda baik saat berangkat maupun saat pulang bila melewati jalur sungai.

Pedagang di sini menjual buah-buahan dan sayuran segar. Bahkan jajanan pasar dan tradisional dapat kalian temui di sini. Jika perut lapar, traveler juga dapat mencicipi masakan tradisional Banjar, yaitu soto Banjar dan ketupat Kadangan.

Kegiatan jual-beli di pasar terapung lebih didominasi oleh emak-emak, atau dalam bahasa Banjar disebut acil-acil, walaupun ada juga pedagang maupun pembeli laki-laki.

Umumnya pedagang dan pembeli di pasar ini menggunakan jukung (perahu kecil), namun tidak sedikit penduduk sekitar pasar yang membeli dari pinggiran sungai saja. Barang yang diperdagangkan pun beragam.

Mulai dari hasil pertanian, hasil sungai, hingga kue-kue camilan yang juga laris manis dibeli wisatawan sebagai sarapan ringan di atas kelotok mereka.

Transaksi antar pedagang pun tak jarang menggunakan sistem barter, atau tukar-menukar barang dengan barang, namun pada umumnya transaksi dilakukan dengan uang.

Ada yang menarik dalam budaya masyarakat Banjar dalam melakukan transaksi. Masyarakat Banjar adalah masyarakat yang taat beragama baik secara individu maupun kolektif.

Pedagang akan menyebutkan kata “jual atau dijual” dan pembeli akan menyahut dengan kata “tukar atau ditukar” yang berarti membeli saat transaksi dilakukan. Inilah yang disebut akad.

Akad yang dahulu dilakukan di atas jukung, kini dilakukan pula di darat. Tidak usah heran dan bingung bila Sobat Pesona berkunjung ke Kalimantan Selatan akan menemukan aktivitas akad jual-beli tersebut saat melakukan transaksi apapun, karena pembeli tinggal menyebutkan tukar atau ditukar sesaat setelah transaksi.

Budaya yang melambangkan sah-nya transaksi perdagangan tersebut diturunkan secara turun-temurun dalam budaya masyarakat Banjar di mana saja.

Aktivitas Pasar Terapung Lok Baintan (wikimedia)

Ada dua alternatif untuk menuju pasar terapung ini. Pertama via sungai dengan menggunakan Klotok di sekitar Sungai Martapura. Kedua, via daratan untuk menuju lokasi pasar terapung Lok Baintan menggunakan kendaraan umum atau pribadi. Bagaimana, apakah Anda tertarik berkunjung ke Pasar Terapung Lok Baintan?

Untuk wisatawan/pengunjung yang ingin merasakan sensasi berbeda atau mungkin ada phobia dengan air/sungai,  ada jalur darat yang bisa dimanfaatkan sekaligus dinikmati untuk menemukan eksotisnya Pasar Terapung Lok Baintan.

Walaupun sebenarnya bisa untuk kendaraan roda 4 sekelas minibus, tapi disarankan akan memberikan sensasi lebih jika menggunakan kendaraan roda dua seperti sepeda motor atau bahkan sepeda.

Selain jalan yang sempit hanya cukup untuk melintas satu mobil saja, jarak menuju lokasi juga tidak terlalu jauh apalagi bagi anda para goweser! Jaraknya sekitar 10 km dari pusat Kota Banjarmasin.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here