Harga BBM Naik, Bolehkah Mencampur Premium dengan Pertamax?

0
414
views

befren.com – Masyarakat menjadi  mengkerut, karena beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) di bawah naungan PT Pertamina (Persero) mengalami kenaikan, seperti Pertamax Series, Dex Series, serta Biosolar Non PSO. Sedangkan Premium dan Pertalite, hingga saat ini belum mengalami kenaikan.

Meskipun kita berbicara soal naik tidaknya BBM, faktanya kita tetap menggunakannya karena itu merupahan bahan pokok untuk kendaraan kita. Apakah dengan naiknya BBM lantas kita tidak mau mengisi bensin ke kendaraan kesayangan kalian?

Terus apakah ada jalan alternatif untuk mengatasi masalah ini? Salah satunya kita menggunakan mobil listrik, jika tidak, kita harus cari cara untuk menekan biaya tentang kenaikan BBM ini. Di akhir artikel ini befren.com coba mengulas cara bagaimana menghemat pengeluaran dengan cara mengkombinasikan Bahan Bakar Minyak.

Konsumen saat ini dihadirkan pilihan bahan bakar yang makin beragam. Tidak sedikit pengguna BBM Pertamina yang masih bingung antara Premium, Pertalite dan Pertamax. Ketiga varian tersebut punya beda oktan yang tipis (Premium : 88, Pertalite : 90, Pertamax : 92).

Secara teori, seharusnya semakin tinggi bilangan oktan, semakin bagus pembakarannya dan semakin besar pula tenaga yang didapat:


Premium (RON 88)
Tenaga maksimum : 13,33 dk @ 8.650 rpm
Torsi maksimum : 12,45 Nm @ 6.900 rpm

Kelebihan pertalite :

  • Pertalite (RON 90)
    Tenaga maksimum : 13,38 dk @ 8.650 rpm
    Torsi maksimum : 12,64 Nm @ 6.800 rpm
  • Lebih bersih dan ramah lingkungan, RON 90.
  • Tidak ada kandungan timbal serta memiliki kandungan sulfur maksimal 0,05 persen m/m atau setara dengan 500 ppm
  • Warna lebih jernih
  • Harga lebih murah

Kelebihan  Pertamax

  • Pertamax (RON 92)
    Tenaga maksimum : 13,58 dk @ 8.650 rpm
    Torsi maksimum : 12,81 Nm @ 6.750 rpm
  • Oktan lebih tinggi, RON 92.
  • Tidak ada kandungan timbal, tidak ada campuran pewarna.
  • Sudah mengandung Zat Aditif seperti Anti-karat, pembersih dan Zat penjaga kemurnian BBM dari air

Dari uraian diatas jelas menunjukkan  power dan torsi meningkat seiring dengan meningkatnya bilangan oktan bahan bakar dimana  Hasil yang diperoleh Pertalite berada diantara Premium dan Pertamax.

Apakah aman mencampur bensin pada kendaraan?

Namun pertanyaan muncul apakah boleh mencampur ketiga jenis bensin tersebut?

Begitu pun efek terhadap mesin kendaraan antara penggunaan premium murni dengan premium dicampur bensin non subsidi oktan 92/95: tentu akan lebih baik jika premium dicampur bensin non subsidi dimana unsur-unsur aditif pada BBM non subsidi akan membantu memperbaiki kelemahan pada bensin jenis premium.

Manajer engineering dari UI, Prof. Dr. Ir, Bambang Sugiarto menuturkan praktik pencampuran bahan bakar oktan rendah dan tinggi sangat aman dilakukan.

Dia sendiri telah mengujinya di laboratorium, dengan volume sama, maka angka oktan tinggal ditambahkan dan dibagi.

 

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here