Cara Mengurus STNK Hilang yang Bukan Atas Nama Sendiri

0
526
views

befren.com – STNK atau Surat Tanda Nomor Kendaraan tanda bukti pendaftaran dan pengesahan suatu kendaraan bermotor berdasarkan identitas dan kepemilikannya yang telah didaftar. Apabila kita kehilangan STNK tentu sedikit merepotkan, terlebih jika hal itu bukan atas nama sendiri. Tetapi jangan khawatir, ada tips dan langkah-langkah untuk mengurus masalah ini ya sahabat befren.

Kehilangan STNK bukan atas nama sendiri, tentu prosesnya dapat dikatakan cukup rumit dan panjang ketimbang mengurus STNK hilang dengan atas nama sendiri. Akan tetapi, bukan suatu hal yang mustahil mengurus kehilangan STNK yang menggunakan atas nama orang lain. Berikut tipsnya.

Menyipakan Berkas-berkas yang diperlukan

Langkah pertama yang bisa dilakukan oleh setiap orang adalah mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan, seperti misalnya surat keterangan hilang, legaliser salinan BPKB, surat kuasa hingga formulir permohonan. Empat berkas itu menjadi syarat wajib untuk mengurus kehilangan STNK Anda.

Datang ke Samsat

Jika semua berkas sudah dikumpulkan, maka Anda bisa langsung datang ke kantor Samsat. Nantinya, pemohon akan diarahkan ke loket pengurusan STNK hilang bukan atas nama sendiri. Kalian juga tidak boleh lupa untuk membawa kendaraan yang bakal diurus tersebut.

Pengecekan Fisik Kendaraan

Langkah selanjutnya adalah, petugas akan melakukan pengecekan fisik kendaraan. Selain itu, petugas juga akan menggesek nomor rangka kendaraan. Proses ini memang wajib dilakukan bagi mereka yang ingin mengurus kehilangan STNK bukan atas nama sendiri.

Urus Cek Blokir

Cek blokir adalah surat keterangan kehilangan STNK yang dikeluarkan oleh Samsat. Nantinya petugas bakal melakukan pengecekan, apakah surat itu asli atau tidak. Cek blokir ini juga bisa mengetahui apakah kendaraan Anda terblokir atau tidak.

Hampiri Loket BBN II

Ketika sudah lolos cek blokir, maka petugas bakal memberikan surat keterangan kehilangan dari Samsat. Lalu, pemohon bisa langsung menuju loket BBN (Bea Balik Nama) II. Pada loket ini, Anda bisa mengurus STNK yang bukan atas nama sendiri.

Pembayaran dan Pengambilan STNK Baru

Jika langkah di atas sudah selesai, maka pemohon juga harus melakukan proses pembayaran. Barulah Anda bisa menganmbil STNK baru, dengan memperlihatkan bukti pembayaran kepada petugas loket.

Cara Mengurus Pengganti STNK Hilang Tanpa Fotokopi STNK

Bagi Anda yang tidak punya fotokopi STNK yang hilang dan/atau BPKB belum ada di tangan Anda, berikut ini solusinya:

Menyiapkan berkas persyaratan administrasi

Sama seperti pada proses mengurus STNK hilang yang telah diuraikan sebelumnya, jika Anda tidak punya fotokopi STNK maupun BPKB, Anda tetap harus terlebih dahulu mempersiapkan berkas kelengkapan sebagai persyaratan administratif sebagai berikut:

  • Mintalah fotokopi BPKB dan/atau surat pengantar dari dealer

Khusus bagi kendaraan bermotor yang masih berstatus kredit, maka BPKB yang dibawa untuk mengurus STNK hilang adalah berupa fotokopi beserta surat pengantar yang bisa diminta di dealer tempat Anda membeli kendaraan bermotor Anda.

  • Siapkan KTP asli dan fotokopinya

Data di Kartu Tanda Penduduk (KTP) harus sama dengan data yang tertera di STNK yang hilang.

  • Buat Surat Keterangan Kehilangan dari kepolisian (Polsek atau Polres) setempat

Surat Keterangan Kehilangan harus dari kantor kepolisian terdekat dengan perkiraan lokasi hilangnya STNK.

  • Legalisir fotokopi BPKB dari dealer di kantor polisi

Sebelum membawa seluruh berkas kelengkapan ke kantor SAMSAT, Anda harus melegalisir fotokopi BPKB yang Anda peroleh dari dealer di kantor polisi. Caranya cukup datang ke bagian pengesahan di kantor polisi (Polres) dengan membawa fotokopi BPKB yang akan dilegalisir dan juga KTP sesuai dengan BPKB.

  • Datang ke kantor SAMSAT

Setelah semua berkas kelengkapan administratif siap, Anda tinggal datang ke kantor SAMSAT untuk membuat pengganti STNK Anda yang hilang. Prosedur untuk pembuatan pengganti STNK hilang jika Anda tidak punya fotokopi STNK dan/atau BPKB sama seperti prosedur yang telah dijelaskan di atas, namun ada baiknya diulangi lagi secara ringkas di sini. Silakan disimak kembali prosedur pembuatan STNK pengganti STNK hilang berikut ini:

  1. Cek fisik motor atau mobil, sekaligus gesek nomor rangka dan mesin.
  2. Mengisi formulir pendaftaran, kemudian menyerahkan formulir tersebut beserta berkas persyaratan lainnya ke bagian STNK hilang.
  3. Mengurus surat keterangan hilang dari SAMSAT (cek blokir)
  4. Surat keterangan hilang dari SAMSAT dan berkas kelengkapan dibawa dan diserahkan ke loket pembuatan STNK baru
  5. Membayar pajak kendaraan bermotor dan biaya pembuatan STNK baru di kasir sesuai dengan yang tertera di slip setoran pajak yang didapat dari loket pembuatan STNK baru. Jika sudah membayar, maka bebas pajak
  6. Menyerahkan bukti pembayaran dari kasir ke loket pengambilan STNK baru
    Tunggu panggilan untuk mengambil STNK baru sebagai pengganti STNK lama yang hilang

Cara mengurus STNK hilang Online

Untuk melakukan perpanjangan STNK online, pemilik ranmor dapat melakukan langkah-langkah berikut.

  • Unduh aplikasi SAMOLNAS di Play Store atau App Store.
  • Lakukan pendaftaran dan lengkapi data diri.
  • Untuk perpanjang STNK, pilih PKB (Pajak Kendaraan Bermotor).
  • Klik “Pendaftaran”.
  • Klik “Cari” untuk mengetahui jumlah pajak kendaraan yang harus dibayar.
  • Pilih kota kendaraan sesuai plat nomor.
  • Pilih Samsat sesuai saat mengurus kendaraan pertama kali.
  • Masukkan nomor polisi kendaraan Anda.
  • Tulis ulang kode captcha yang ada di kotak.
  • Klik “Cari”.
  • Pilih kota tempat mengambil nota pajak yang telah dibayar.
  • Akan muncul data kendaraan, jumlah pajak, dan denda (jika ada).
  • Minta kode bayar untuk melakukan pembayaran pajak.
  • Transfer nominal pajak yang harus dibayar dan simpan bukti pembayaran.
  • Setelah terkonfirmasi, Anda tetap harus datang ke Samsat untuk mengesahkan STNK dengan membawa e-KTP, STNK asli, dan bukti bayar.
  • Samsat akan menyerahkan STNK baru dan plat nomor yang sudah diperpanjang.

Mengurus STNK Hilang Tanpa Menggunakan KTP Pemilik Asli

Apabila STNK Anda hilang beserta KTP dan tidak memiliki fotokopiannya, Anda bisa membawa Kartu Keluarga, BPKB, dan surat-surat lain yang menuliskan identitas resmi Anda. Akan tetapi, jika STNK yang hilang tersebut masih menggunakan nama orang lain karena Anda membeli kendaraan tersebut dari seseorang, maka Anda harus melakukan proses balik nama terlebih dulu.

Balik nama merupakan pengalihan kepemilikan kendaraan dari pemilik sebelumnya ke pemilik baru. Proses balik nama tersebut akan dilakukan untuk STNK serta BPKB. Untuk melakukannya, siapkan terlebih dulu beberapa dokumen, yaitu STNK asli dan fotokopi, KTP Anda asli dan fotokopi, BPKB asli dan fotokopi, serta kwitansi pembelian kendaraan yang sudah ditandatangani di atas materai.

Namun, karena di sini Anda sedang kehilangan STNK, maka diskip tidak apa-apa, tetapi bawalah surat laporan kehilangan dari kepolisian.

Berikut ini proses mengurus STNK sekaligus balik nama

  • Membuat laporan kehilangan di kepolisian

Sebelum mengurus STNK baru ke SAMSAT, pertama Anda harus membuat laporan kehilangan terlebih dulu ke kepolisian. Siapkan dokumen seperti KTP asli dan fotokopi, serta BPKB asli dan fotokopi. Supaya polisi percaya bahwa STNK yang hilang memang milik Anda meskipun menggunakan nama orang lain, bawalah kwitansi pembelian kendaraan yang bertandatangan dan resmi di atas materai.

  • Buatlah surat pernyataan dan surat kuasa

Apabila Anda masih kenal dengan orang yang menjual kendaraan tersebut pada Anda, ada baiknya membuat surat kuasa yang ditandatangani oleh pemilik sebelumnya, dan pihak-pihak yang terkait.

  • Pergi ke SAMSAT

Kemudian pergi ke SAMSAT untuk mengurus proses balik nama STNK beserta mendapatkan STNK yang baru.

Di SAMSAT, kendaraan Anda akan diperiksa kondisi fisiknya, di mana hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan dilampirkan juga bersama dokumen yang lain. Setelah pemeriksaan fisik, Anda harus membayar sejumlah uang di loket yang sudah disediakan dan memperoleh struk.

Struk yang sudah diperoleh akan diganti dengan formulir pendaftaran dan Anda juga mendapatkan hasil validasi kendaraan. Anda akan mendapatkan beberapa formulir, antara lain adalah formulir untuk STNK yang hilang, dan formulir untuk yang tidak memiliki KTP pemilik asli. Isilah dua formulir tersebut dengan jelas. Setelah mengisi dua formulir tersebut, Anda harus mengurus cek blokir.

Cek blokir ditujukan untuk mengetahui apakah STNK Anda sedang diblokir atau tidak. Setelah itu, baru urus pembuatan STNK di loket yang tersedia. Apabila selesai, Anda bisa melakukan pembayaran pajak jika memang kendaraan tersebut belum dibayar pajaknya. Baca Pengalaman Mengurus STNK Hilang Motor Kredit

Ketika STNK sudah balik nama dan sudah jadi yang baru, silakan ambil STNK tersebut. Biasanya untuk pembuatan STNK baru Anda hanya perlu membayar Rp. 50-75 ribu. Namun, jika disertai proses balik nama, akan ada biaya lain-lain yang harus disiapkan.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here