Cara Membuang Sial Kejatuhan Cicak Menurut Jawa dan Islam

0
625
views

befren.com – Mitos cicak jatuh adalah salah satu mitos populer di Indonesia yang konon dapat membawa kesialan. Jika hal itu terjadi, kamu bisa mengatasinya dengan mencoba cara buang sial akibat kejatuhan cicak berikut ini!

Apa arti kejatuhan cicak?

Bagi orang awam, kejadian tersebut mungkin hanya sekadar hal biasa yang mungkin tak bermakna apa-apa.

Sementara itu, sebagian orang percaya fenomena ini memiliki makna yang sangat berkaitan dengan kesialan.

Konon, tempat jatuhnya cicak pun memiliki maknanya masing-masing.

Misalnya, kejatuhan cicak di kepala, di tangan, kejatuhan cicak di pundak, hingga dijatuhi cicak di kaki.
Kamu bisa mencari makna dari masing-masing fenomena tersebut di bawah ini.

Tidak hanya itu, kamu pun bisa mempelajari bagaimana cara membuang sial akibat cicak jatuh berdasarkan agama Islam dan adat Jawa.

Di bawah ini adalah cara membuang sial akibat kejatuhan cicak menurut ajaran Islam atau menurut adat Jawa yang bisa dicoba.

Mitos Kejatuhan Cicak yang Banyak Dipercaya Masyarakat

1. Mitos Kejatuhan Cicak Umum

Secara umum, mitos dijatuhi cicak memang lebih dekat dengan kesialan atau kemalangan yang akan didapatkan.

Oleh karena itu, banyak yang mencari cara membuang sial akibat kejatuhan cicak karena mereka ingin terhindar dari kemalangan.
Tak heran bila mitos yang satu ini pun begitu terkenal di hampir seluruh daerah di Indonesia.

Kamu pun pasti pernah mendengar satu atau dua mitos di Indonesia tentang cicak, kan?

Ada berbagai versi dengan penafsiran yang cukup beragam.

Namun, sebagian besar penafsiran tersebut cukup serupa yaitu berkaitan erat dengan kesialan.

Apakah kamu juga pernah dijatuhi cicak? Di bagian tubuh mana?

A. Kejatuhan Cicak di Kepala
Menurut beberapa kepercayaan, posisi jatuhnya cicak pun menentukan jenis kesialan atau kemalangan apa yang mungkin kamu dapatkan.

Misalnya, cicak jatuh di kepala.

Konon, arti kejatuhan cicak di kepala dapat membuat rezeki seret atau kesulitan mendapatkan rezeki.

Meskipun begitu, jangan lantas percaya, ya, karena ini masih berupa mitos.

Jika kamu mengalaminya dan berpikir untuk menghilangkan “kutukannya”, sebaiknya kamu mempraktikkan cara membuang sial akibat cicak jatuh.

B. Kejatuhan Cicak di Pundak
Berikutnya ada mitos kejatuhan cicak di pundak yang juga lekat dengan tafsir kesialan.

Konon, jika kamu dijatuhi cicak di pundak artinya ada pihak keluarga atau orang yang kamu sayangi yang akan tertimpa kesialan.

C. Kejatuhan Cicak di Kaki
Lain halnya dengan interpretasi atas mitos kejatuhan cicak di kaki tepatnya bagian paha.

Konon, jika hal ini terjadi menandakan akan adanya dilema atau kesukaran akibat tindakan kamu sendiri sebelumnya.

Jika cicak jatuh di paha kanan, artinya kesulitan akan datang dari orang dekat.

Sedangkan jika cicak jatuh di paha kiri, artinya kesulitan akan muncul dari orang asing.

2.  Mitos Suara Cicak dalam Rumah

Selain tubuh cicak dan kotorannya, suara cicak juga mengandung arti yang lekat dengan kemalangan.

Konon, setiap arah kemunculan suara cicak memiliki tafsirannya tersendiri yang berbeda-beda.

3. Cara Buang Sial Akibat Kejatuhan Cicak Menurut Islam

Islam sebetulnya tak mengenal mitos soal kesialan karena ini merupakan budaya jahiliyah yang sangat terlarang.

Dalam Islam, kepercayaan akan kesialan ini adalah thiyaroh dan sebagai orang muslim sebaiknya tak memercayai hal ini.

Namun, jika kamu ingin mencoba cara membuang sial akibat cicak menurut Islam, maka beberapa hal berikut inilah yang bisa kamu lakukan.

A. Bertawakal Kepada Allah

Cara membuang sial akibat cicak jatuh yang pertama bagi seorang muslim yakni bertawakal kepada Allah Swt.

Amalan ini terbilang gampang-gampang susah untuk dipraktikkan.

Sebetulnya, setiap muslim memang diwajibkan untuk bertawakal kepada Allah Swt sebagai bentuk ketaatan.

Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam QS. Ath Thalaq ayat 3 sebagai perintah untuk bertawakal kepada-Nya.

B. Berhusnuzon Kepada Allah

Apa pun yang terjadi, sebagai seorang muslim sudah seharusnya kita senantiasa berhusnuzon kepada Allah Swt.

Allah punya rencana terbaik untuk kita, tetapi, di sisi lain kita pun harus berencana dan berikhtiar yang terbaik untuk diri sendiri.

Ini sesuai dengan anjuran-Nya dalam QS Ar-Raad ayat 11 yang menyebut “tak ada yang bisa mengubah suatu kaum kecuali kaum itu sendiri“.

C. Berdoa untuk Kebaikan

Rasulullah Saw. menganjurkan sebuah doa untuk dibaca agar terhindar dari kesialan.

Doanya berbunyi:

اَللّٰهُمَّ لَايَأْتِيْ بِالْحَسَنَاتِ اِلَّااَنْتَ وَلَا يَذْهَبُ بِالسَّيِّئَاتِ إِلَّا أَنْتَ ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ اِلَّابِاللهِ

“Ya Allah, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Engkau, tidak ada yang menghilangkan kejahatan kecuali Engkau, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (izin) Allah”. (H.R. Ibnu Sunni)

4. Cara Membuang Sial Kejatuhan Cicak Menurut Adat Jawa

cara membuang sial akibat cecak

Dalam adat budaya Jawa, terdapat sebuah cara membuang sial akibat kejatuhan cicak atau akibat masalah lainnya yang bernama ruwatan.

Ruwatan berasal dari kata ruwat atau ‘lepas’.

Secara umum, ritual ruwatan yang kamu jalani dapat menghilangkan nasib sial atau nasib buruk yang menimpa.

Mereka yang ingin menghindarkan atau membuang nasib sial yang melekat sering kali melakukan upacara ruwatan.

Tentunya, hanya tetua adat atau sosok guru yang memiliki keahlian khusus dalam bidang ini yang bisa melaksanakan upacara ruwatan sesuai tradisi Jawa.

Beberapa manfaat ruwatan di antaranya:

  • Menetralisir energi negatif;
  • Menghilangkan nasib buruk dan kemalangan;
  • Menjadi penawar pengaruh gaib;
  • Membuka kunci keberuntungan; dan
  • Mendatangkan kemudahan dalam berbagai urusan.
Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here