Tukang Rombeng Perlakukan Empat Siswi Sekolah Dasar Tidak Senonoh

0
152
views
Ilustrasi

befren.com – Seorang bocah mendapatkan perlakuan tidak senonoh yang dilakukan oleh pemulung yang bernama Samsudin (63), warga Surabaya. Terdapat empat korban dan semuanya masih bocah yaitu masih siswi SD (sekolah dasar) di Surabaya. Kini Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes terus mendalami kasus pencabulan yang dilakukan Samsudin tersebut.

Samsudin kesehariannya adalah seorang pemulung dan tukang rombeng keliling.Korban atas perlakuam tidak pantas adalah DA pelajar berusia 10 tahun, EA pelajar berusia 9 tahun, APW pelajar berusia 9 tahun dan SPW pelajar berusia 8 tahun.

Aksinya terbongkar setelah melakukan asusila kepada korban terakhir SPW pelajar berusia 8 tahun, SPW berteriak usai payudaranya diremas Samsudin.

Perlakuan Samsudin langsung diketahui oleh ibu korban SPW, melihat anaknya diperlakukan tidak wajar akhirnya amarah sang ibu membuncah.

Tanpa basa-basi ibu korban langsung melaporkan tindakan yang tidak senonoh kepada pihak kepolisian berikut para korban lainnya yang berani mengungkap kelakuan Samsudin si tukang pemulung tersebut.

“Jadi tersangka ini memang sehari-hari keliling dari kampung ke kampung menggunakan sepeda angin. Beberapa hari terakhir, melihat anak-anak yang ada di depan gang, tersangka ini mulai melakukan aksinya secara bergantian dan berlainan hari,” kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Fauzy Pratama, Jumat (13/11/2020).

Melihat kelakuan tak biasa Samsudin, polisi ingin memeriksakan kondisi kejiwaannya ke psikiater.

Karena Samsudin masih berkilah dengan alasan hanya bercanda ketika meremas payudara dan pantat para korbannya. Untuk memperkuat dugaan pemeriksaan dilakukan di lingkaran terdekat tersangka.

Hal itu penting untuk dapat menyimpulkan faktor apa yang menjadi penyebab tersangka tega memperlakukan para bocah tersebut secara tak senonoh.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here