Tersangka Wali Kota Pasuruan Menerima Suap Proyek

0
234
views

befren.com –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Pasuruan Setiyono  bersama 3 orang lainnya akhirnya berstatus tersangka saat dibawa ke gedung KPK terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kamis (4/10/2018) kemarin.

Tidak hanya Setiyono yang berstatus tersangka tetapi, Muhammad Baqir salah satu pengusaha swasta CV. M, Dwi Fitri Nurcahyo Staf Ahli dan Plh Kadis PU PR Kota Pasuruan, dan Wahyu Tri Hardianto Staf Kelurahan Purutrejo Kota Pasuruan, juga berstatus tersangka.

Dia juga mengatakan Muhammad Baqir diterapkan tersangka atas kasus suap fee proyek di Kota Pasuruan. Ia dianggap pihak yang bertindak sebagai pemberi.

Proyek yang dimaksud yakni belanja modal gedung dan pembangunan pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di Pemkot Pasuruan dengan sumber dana APBD TA 2018.

Pasal yang disangkakan sebagai pemberi suap, Muhamad Baqir ‎diancam Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU No 31 tahun 199c tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001.

Sementara sebagai penerima, Setiyono, Dwi Fitri dan Wahyu ‎Tri, diancam Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU No 31 tahun 199c tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001. (PJ)

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here