Telah Mengabdi Lebih dari 10 Tahun dan Terima Gaji Tiga Bulan Sekali 300 Ribu

0
136
views
Demo para GTT - Foto: Adhar Muttaqin

befren.com – Para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang menggelar aksi di depan pendopo kabupaten Trenggalek, mereka menolak rekrutmen CPNS jalur umum sebelum masalah GTT/PTT terselesaikan, di depan kantor bupati setempat.

Emil berjalan kaki dari arah selatan alun-alun, atau dari sisi kanan para demonstran bersama sejumlah pejabat dan polisi yang mengawal.

Para GTT dan PTT berebut bersalaman. Bahkan banyak di antara mereka yang tanpa sungkan langsung memeluk Emil.

Mata mereka berkaca-kaca. Ada pula yang mengutarakan keluh kesahnya sebagai GTT.

Dengan ramah Emil melayani semua GTT dan PTT yang ingin bersalaman.

Bahkan tanpa canggung Emil juga membaca setiap poster tuntutan demonstran.

Sesekali calon wakil gubernur Jawa Timur terpilih ini mengacungkan jempol mengapresiasi tuntutan para GTT ini.

Emil bersama perwakilan demonstran kemudian melakukan dialog di ruang kerja bupati, di sisi kiri pendopo.

Sementara di depan pendopo massa melanjutkan aksinya.

Nenurut orator aksi, Puguh Jatmiko, banyak di antara GTT ini mengabdi lebih dari 10 tahun.

Tingkat kesejahteraan para GTT/PTT dinilai cukup memprihatinkan, karena rata-rata hanya mendapatkan upah Rp100-Rp300/bulan.

“Padahal teman-teman ini sudah mengabdi selama tahunan hingga puluhan tahun. Gaji ratusan ribu itu tidak diberikan setiap bulan, tapi dua hingga tiga bulan sekali, menunggu dana BOS cair,” kata Puguh

Menurut Puguh, rekrutmen CPNS ini tidak berkeadilan.

Sebab para GTT yang sudah mengabdi lama, tiba-tiba dikalahkan guru baru yang sama sekali belum berpengalaman.

Bahkan keberadaan guru PNS ini bisa mengancam pada GTT yang sudah belasan tahun mengabdi.

Dalam tuntutannya massa guru dan pegawai sekolah ini juga mendesak kepala daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan kesejahteraan para GTT/PTT yang telah memberikan pengabdian untuk dunia pendidikan di Trenggalek. Bupati pun didesak untuk mengeluarkan Peraturan Bupati untuk menuntaskan persoalan GTT/PTT.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here