Rapid Test Bandara Soekarno-Hatta Berujung Pelecehan Seksual Oleh Oknum Tenaga Medis

0
120
views

befren.com – Seseorang wanita bernama samaran LHI mengaku jadi korban pelecehan seksual di Lapangan terbang Soekarno- Hatta saat melaksanakan rapid test Covid- 19  sebelum naik pesawat.

Peristiwa tersebut ikut diunggahnya ke media sosial Twitter miliknya.

Pada saat dikonfirmasi, insiden itu, diketahui terjadi 13 September, lalu saat dia hendak terbang dari Bandara Soekarno- Hatta menuju, Nias Sumatera Utara.

Dijelaskan oleh LHI, dia pada saat itu hendak melaksanakan perjalanan pada jam 6 pagi.

Kemudian ia berangkat jam 4 pagi dikarenakan harus mengikuti persyaratan  rapid test terlebih dulu.

LHI setelah itu melaksanakan rapid test di terminal 3 Bandara Soekarno- Hatta, di sarana rapid test milik Kimia Farma.

Setelah melaksanakan persyaratan rapid test, terhadap LHI petugas laki – laki yang memeriksanya secara tidak terduga  melakukan tindakan pelecehan seksual terhadapnya.

LHI mengaku, petugas laki- laki tersebut awal mulanya berkata kalau hasil rapid test korban reaktif dan wajib melaksanakan rapid kedua kalinya dengan jaminan akan memperoleh hasil nonreaktif.

Setelah LHI mendapatkan hasil rapid test dengan hasil nonreaktif setelah hendak bergegas ke tempat keberangkatan, tanpa diduga pelaku mengejar LHI dan menghampirinya.

Petugas itu, kata LHI, meminta sejumlah uang buat surat keterangan nonreaktif yang dikeluarkannya.

Lantaran tidak ingin banyak permasalahan, LHI lalu mentransfer uang sebesar Rp1, 4 juta lewat ponselnya ke rekening pelaku.

Sehabis itu, tanpa diduga, laki- laki tersebut melakukan tindakan pelecehan seksual dengan mencium korban serta meraba bagian dadanya.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here