Pro Kontra Kontra Penutupan Dolly Bertemu di Depan Pengadilan Negeri Surabaya

0
224
views

befren.com –  Ada ratusan warga eks lokalisasi Dolly Surabaya kembali menggelar aksi pro dan kontra di depan Pengadilan Negeri Surabaya Jalan Arjuno, Senin (3/9/2018).

Mereka mengawal sidang putusan atau vonis perkara gugatan class action kelompok warga atas penutupan Lokalisasi Dolly

Selain itu massa yang tergabung dalam barisan Front Pekerja Lokalisasi (FPL) dan Komunitas Pemuda Independent (KOPI) juga turut turun ke jalan.

Mereka saling berhadapan melakukan aksi sesuai dengan hak-hak yang diinginkan dari kedua belah pihak. Kondisi lalu lintas di sekitar Jalan Arjuno menjadi macet, para petugas kepolisian berjaga untuk mengantisipasi bentrokan dari kedua belah pihak.

Warga membawa produk-produk usaha ekonomi seperti sandal hotel, kain batik, hingga produk jajanan khas Dolly

Sama seperti aksi sebelumnya, warga membawa produk-produk usaha ekonomi seperti sandal hotel, kain batik, hingga produk jajanan khas Dolly. Kelompok warga eks lokalisasi Dolly bergabung dengan massa dari Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur yang mendukung Pemkot Surabaya dalam kebijakan penutupan Lokalisasi Dolly.

Dari kubu kontra class action menyuarakan aspirasinya untuk tetap menutup Dolly sebagai tempat prostitusi, mereka beralasan karena eks lokalisasi Dolly kini sudah menjadi tempat yang bersih yang tentram tanpa gangguan tempat hiburan musik.

Sementara dari kubu pro Class Action yang dipimpin oleh S A Saputro atau Pokemon ini yang mengklaim mewakili warga Dolly dan Jarak di Putat Jaya, mengajukan gugatan. Pemkot Surabaya dianggap tidak berhasil memulihkan ekonomi warga lokalisasi Dolly seperti yang dijanjikan. Atas gugatan itu, Pemkot Surabaya diminta membayar kerugian sebesar Rp 270 miliar.

Class action itu ditujukan untuk Wali Kota Tri Rismaharini dan Kasatpol PP Surabaya Irvan Widyanto.

Suasana aksi demo

Dalam orasinya Pokemon menuntut keadilan bagi para warga Jarak-Dolly untuk mengembalikan hak sumber perekonomian dan melanjutkan proses hukum warga Jarak Dolly.

Massa warga yang menggugat, membawa poster bertuliskan “Warga Dolly Menggugat, Kembalikan Hak Perekonomian Kita Yang Terabaikan dan Porak Poranda” (PJ)

 

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here