Nyaris Dibunuh Karena Difitnah Melakukan Pesugihan

0
356
views

befren.com – Informasi adanya pesugihan terjadi di Dusun Pencarikan, Desa/Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu, 12 Juni 2021 sekitar pukul 04.00 WIB.

Lantaran hal tersebut seorang warga diamankan polisi karena berusaha menyabet korban dengan sabit dan mengancam akan membunuh. Hal ini dipicu terkait ramai-ramai soal pesugihan, hingga akhirnya kasus ditangani polisi.

Berawal, pelaku YS mendatangi rumah korban berinisial MY (60) dengan nada marah-marah dan pelaku menggedor-gedor pintu rumah. Ketika dibukakan pintu oleh istrinya, pelaku langsung akan memukul korban YS tapi, warga berhasil melerainya dan MY pulang ke rumahnya.

Ternyata, masalah ini tidak selesai begitu saja, 10 menit kemudian, pelaku yang merasa difitnah menggunakan pesugihan kembali mendatangi rumah dengan membawa senjata tajam dan mengancam akan membunuh pelaku.

Merasa nyawanya terancam, korban pun akhirnya memilih melaporkan ke pihak kepolisian karena sering mendapat ancaman dan nyaris disabet dengan sajam dan akan dibunuh.

Sementara berdasarkan keterangan korban, pertikaian antar warga ini dipicu ketersinggungan pelaku yang menuduh korban telah menyebarkan fitnah bahwa pelaku memiliki pesugihan. “Menurut korban dia dituduh memfitnah pelaku yang menggunakan pesugihan, padahal tidak pernah berkata begitu,” ucapnya.

Meski masalah ini sempat mereda, namun tidak berselang lama saat pelaku bertemu di jembatan Jetis, sekitar pukul 06.00 WIB pagi, korban dan istrinya kembali diancam akan dibunuh oleh pelaku, lalu korban melapor ke Polsek Jetis.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan, petugas kepolisian akhirnya meringkus pelaku YS di rumahnya dan akan disangkakan Pasal 335 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 1 ayat 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here