Nenek Asal Pamekasan Madura Ini Berusia 103 Tahun Jadi Calon Jemaah Haji

0
98
views

befren.com – Perempuan asal Kabupaten Pamekasan Madura ini sekarang tercatat berumur 103 tahun. Di usianya yang senja, nenek dengan tiga anak dan 10 cucu ini masih terlihat sehat. Tiwa warga Desa Sana Laok Pamekasan, Jawa Timur tercatat sebagai calon haji tertua di musim haji tahun 1440 Hijriah.

Tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11 Embarkasi Surabaya yang masuk Asrama Haji Sukolilo pada Selasa (9/7/2019).

“Pertama pergi haji, sudah lama daftarnya lupa waktunya),” kata nenek asal Beruh, Pamekasan.

Meski tak mengetahui pasti kapan daftar pergi haji, Tiwa binti Sajarin itu mengatakan biaya pergi ke tanah suci telah dibayari oleh anak-anaknya.

“Dua anak saya sudah pergi haji, sekarang mereka gantian memberangkatkan saya,” katanya.

Senyum sumringah Tiwa menyiratkan penantiannya untuk berangkat ke Tanah Suci karena tahun ini menjadi pengalamannya pertama berhaji.

Kondisinya terlihat sehat dan langkahnya terbilang cepat saat berjalan sembari menarik koper menuju kamar yang disediakan di Gedung D2 Asrama Haji.

Ibu tiga anak itu mengaku tidak bisa berbahasa Indonesia sehingga komunikasinya harus menggunakan bahasa Madura.

Kesehariannya, Tiwa memang hanya bisa Bahasa Madura. Tentang tenaganya yang terbilang kuat di usianya yang telah melebihi satu abad itu, ia mengaku rutin mengonsumsi telur, madu dan susu hampir setiap hari.

“Kalau tidak tiap hari, ya, seminggu sekali. Minum jamu ramuan Madura juga,” ujarnya.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here