Mengapa KPK Cegah Pengusaha Asal Malang ke Luar Negeri?

0
117
views
Ilustrasi suap

befren.com – Iwan Kurniawan pengusaha asal Kota Malang, dilarang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)   untuk ke luar negeri. Ini berkaitan dengan dugaan keterlibatan Iwan dalam kasus gratifikasi yang menjerat Bupati Malang nonaktif Rendra Kresna (RK).

Lembaga anti-rasuah sudah mengirimkan surat pencegahan kepada Iwan ke Imigrasi. Iwan sendiri merupakan pemilik PT Anugrah Citra Abadi (ACA). “Pencegahan ke luar telah dilakukan selama enam bulan sejak 18 Oktober 2018 sampai 18 April 2019,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (10/4).

Iwan dilarang bepergian ke luar negeri karena dibutuhkan dalam pemeriksaan. Baik dalam proses penyidikan maupun persidangan terkait penanganan perkara oleh KPK.

Seperti diberitakan, nama Iwan Kurniawan pernah disebut dalam dakwaan Ali Murtopo yang kini sudah divonis 3 tahun penjara. Ali sendiri merupakan salah satu pengusaha yang tergabung dalam tim sukses Rendra.

Rendra saat itu sempat meminjam uang kepada Ali untuk kebutuhan kampanye pencalonannya sebagai Bupati Malang periode 2010-2015. Rendra berjanji mengembalikan uang tersebut melalui proyek yang akan diatur nantinya.

Beberapa hari setelah dilantik, Rendra Kresna menepati janjinya. Dia mengumpulkan kabag lelang dan kepala dinas lainnya. Rendra Kresna memerintahkan agar proyek lelang disetting sedemikian rupa supaya dapat dimenangkan tim suksesnya. Termasuk oleh terdakwa.

Atas pengerjaan proyek itu, Ali Murtopo memberikan komitmen fee sebesar 7,5 persen. Uang itu dikumpulkan dari pembayaran empat proyek di lingkungan Pemkab Malang.

Kedua, Rendra diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya sebagai Bupati Malang 2 periode dengan total Rp 3,55 miliar. Jadi total ada sekitar Rp 7 miliar dugaan suap yang diterima Rendra.

Rendra telah secara resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terjerat dalam dua kasus korupsi sekaligus. Pertama, terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan di Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang. Rendra diduga menerima suap sebesar Rp 3,4 miliar.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here