Mayat Perempuan Termutilasi Menjadi 6 Bagian Berhasil Diungkap Polda Jatim

0
641
views
Potongan tubuh seorang wanita yang ditemukan di area parkir lantai 2 Pasar Besar Kota Malang (Dok. Humas Polres Malang Kota)

befren.com – Mayat perempuan yang ditemukan termutilasi menjadi enam bagian di eks Gedung Matahari Departemen Store Pasar Besar, Malang, Selasa (14/5), berhasil diungkap oleh Polda jatim, setelah melakukan penyelidikan ternya mayat tersebut bukanlah korban pembunuhan.

Setelah diidentifikasi oleh Dokter Forensik Polda Jatim, korban meninggal akibat sakit yang dideritanya. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menyebut perempuan itu mengidap suatu penyakit yang menyerang bagian organ paru-paru.

“Untuk sementara korban meninggal karena sakit paru-paru akut yang ini dibuktikan dengan hasil doktoral forensik,” katanya saat ditemui awak media di ruangannya, Kamis (16/5/2019).

Belum diketahui jenis penyakit apa yang menyerang organ paru-paru perempuan tersebut, yang jelas, lanjut Barung, perempuan itu bukan meninggal karena dibunuh oleh si terduga pelaku Sugeng.

“Artinya di situ tidak ada pembunuhan sebagaimana yang kami dimaksud,” lanjutnya.

Barung membenarkan, pelaku memang melakukan mutilasi terhadap tubuh mayat perempuan tanpa identitas itu.

Kendati demikiran, proses mutilasi itu ternyata dilakukan oleh si pelaku sekitar tiga hari, setelah si korban meninggal karena penyakitnya.

“Maka dari itu di lokasi tidak terdapat bekas darahnya lagi karena korban sudah meninggal 3 hari sebelumnya,” katanya.

Barung menerangkan, sejak awal pelaku bertemu korban dalam kondisi sakit.

“Keduanya (pelaku dan korban) adalah sama-sama tuna wisma. Mereka bertemu 3 hari sebelum si perempuan meninggal,” ucapnya.

Dalam kondisi yang lemah itu, lanjut Barung, korban dibawa oleh pelaku ke lantai dua eks Gedung Matahari Departemen Store Pasar Besar, Malang.

“Pelaku menunggui korban kemudian dia menulis surat di secarik kertas dan di tembok. Itu saat almarhum sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Salah satu warga mengatakan, potongan tubuh tersebut ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB oleh seorang warga yang curiga karena mencium bau busuk. Warga tersebut melaporkan bau busuk itu kepada pihak keamanan dan ditemukan potongan tubuh tersebut. Potongan dua kaki dan dua tangan ditemukan tergeletak di bawah tangga.

Sedangkan potongan kepala ditemukan terbungkus plastik putih. Bagian tubuh korban ditemukan di dalam toilet sekitar delapan meter dari tangga. “Mencium bau menyengat, dilaporkan ke security membawa alat mau dibersihkan. Setelah sampai TKP ada potongan kaki tangan dan kepala. Setelah dicek kembali ternyata di dalam toilet ada potongan tubuh korban,” jelasnya.

Saat ini, penyidik Polda Jatim dan Polres Malang Kota masih memeriksakan kondisi kejiwaan dari si terduga pelaku.

“Kalau terbukti gila maka kami melepaskan karena tidak ada hukum yang bisa menjerat orang gila. Tapi kalau tidak, mungkin bisa dikenakan pasal atas perusakan tubuh korban,” tandasnya.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here