Kapan Virus Corona Akan Berakhir

0
85
views
Ilustrasi

befren.com – Para ahli tengah berlomba-lomba untuk mengakhiri masa pandemi Covid-19. Kuncinya adalah harus ditemukannya sebuah vaksin Covid-19.

Kepala peneliti WHO, Soumya Swaminathan, memprediksi kemungkinan vaksin Corona sudah bisa mulai diproduksi pada akhir tahun 2020.Uji coba beberapa kandidat vaksin Corona dilaporkan sudah memasuki tahap akhir.

Bahkan ia menyebutkan,  WHO sedang membuat panduan tentang siapa saja yang pertama berhak mendapatkan vaksin tersebut.

Dia menuturkan, populasi yang harus diprioritaskan adalah para petugas di garis depan, seperti dokter, perawat, dan yang lainnya.

Selain itu, vaksin juga harus tersedia untuk orang-orang yang rentan terhadap virus Corona. Di antaranya kalangan lanjut usia dan mereka dengan penyakit penyerta.

Dalam sebuah riset terbaru, ilmuwan University of Minnesota mengungkap tiga model yang memprediksi skenario lanjutan dari pertanyaan kapan Corona berakhir. Skenario pertama memperkirakan bakal ada serangkaian gelombang kecil, secara berulang terjadi menyusul gelombang pertama. Ilmuwan menyebut skenario ini sebagai ‘Peaks and Valleys’.

Skenario kedua adalah ‘Fall Peak’, yang diklaim sebagai skenario terburuk dan diperkirakan terjadi di belahan bumi utara pada musim gugur yang berlangsung September hingga Desember.

Disebutkan, skenario ini mirip yang terjadi pada wabah flu Spanyol pada 1918 dan 1919. Perkiraan ini didasarkan pada kemungkinan belum adanya vaksin hingga 2012, mudahnya virus menular, dan banyaknya orang terinfeksi tanpa gejala.

Skenario ketiga adalah ‘slow burn’, skenario baru yang diklaim belum pernah teramati pada kasus-kasus pandemi. Gelombang pertama Covid-19 pada skenario ini akan diikuti dengan penularan dan kemunculan kasus tanpa pola yang jelas.

Sulit untuk menjawab pertanyaan kapan Corona berakhir dengan tanggal pasti. Peneliti senior dari Southampton University, Michael Head, mengatakan sulit untuk menaruh prediksi karena Covid-19 adalah virus yang benar-benar baru dan dunia belum pernah menghadapi pandemi sebesar seperti saat ini.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here