Gubernur Jatim Soekarwo Melihat Kondisi Dampak Banjir dan Tanah Longsor Secara Langsung

0
288
views

befren.com – Gubernur Jatim Soekarwo secara langsung mendatangi beberapa wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa desa di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan pada Jumat (7/12/2018) lalu, untuk mengetahui kondisi keadaan sekitar.

Tidak hanya itu, Pakde Karwo bertemu dengan beberapa keluarga korban dan memberikan santunan uang duka didampingi Bupati Pacitan Indartato dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Subhan Wahyudiono.

Pakde Karwo itu juga berjanji akan memberikan bantuan dengan membangun kembali rumah warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

“Kami ikut prihatin dan pemerintah provinsi akan segera melakukan langkah penanganan,” ujar Pakde Karwo saat bertemu dengan keluarga korban di Dusun Jambu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan.

Pakde Karwo berpesan agar mereka ikut peduli dan mengantisipasi terjadinya bencana di lingkungan di mana mereka tinggal. Apalagi saat ini, sebut Pakde Karwo, sudah memasuki musim penghujan, itulah Saat berdialog dengan warga.

“Saya minta agar warga waspada dengan kejadian-kejadian alam yang ada di sekitar,” pinta Pakde Karwo.

Selain meminta warga untuk selalu waspada, Pakde Karwo juga berharap agar seluruh warga senantiasa guyub dan rukun. Terutama untuk saling mengingatkan terhadap gejala dan kondisi lingkungan di sekitar mereka.

Terkait dengan bencana banjir dan tanah longsor di empat wilayah, Pakde Karwo meminta agar seluruh warga bisa ikut membantu dan bergotong-royong. “Gotong-royong itu penting untuk menyelesaikan bencana ini,” imbuhnya.

Setelah melihat lokasi bencana, Pakde Karwo berkesempatan memberikan santunan uang duka kepada keluarga korban masing-masing sebesar Rp 5 juta. Adapun korban bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Pacitan sebanyak empat orang.

Keempat korban tersebut diantaranya Bapak Misgiman (62), Ibu Sogirah (72), Ibu Bogiyem (72) dan Ibu Katinem (58), yang kesemuanya merupakan warga Dusun Jambu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan.

Keempat wilayah tersebut diantaranya Dusun Jelok (Desa Kayen), Dusun Wetih (Desa Purwoasri), Dusun Krajan (Desa Simoboyo), serta Dusun Jambu (Desa Sidomulyo). Akibat kejadian tersebut, empat warga dinyatakan meninggal dunia akibat tertimbun longsor dan sudah ditemukan kembali. Dari kejadian tersebut, setidaknya terdapat 236 jiwa yang mengungsi, dan dinyatakan sudah kembali ke rumah mereka masing-masing.

Untuk mengatasi bencana tersebut, pihaknya menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TCR) bersama BPBD Jatim melakukan langkah evakuasi dan pembersihan lingkungan. Salah satunya melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Pacitan, BPBD Jatim menerjunkan 15 personil tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) Jatim.

Kepala BPBD Jatim, Subhan Wahyudiono menjelaskan, keempat korban bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Pacitan tersebut merupakan korban di satu dusun dari empat dusun yang terkena dampak banjir dan tanah longsor. (PJ)

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here