Evakuasi Korban Pembunuhan KKB di Papua Pos TNI Juga Diserang 1 Prajurit Tewas

0
42
views
Evakuasi Korban Pembunuhan KKB di Papua

befren.com – Penyerangan oleh Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) di Pos TNI, senin malam sekitar pukul 18.30 WI. TPos TNI Yonif 756/Yalet yang berada di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua.

Wakapendam XVII/Cendrawasih Letkol Infanteri Dax Sianturi membenarkan adanya tindakan penyerangan oleh Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB).

Dua anggota TNI tertembak akibat penyerangan tersebut, dan salah satunya korban meninggal dan jenazah belum bisa di evakuasi ke Wamena.

“Kelompok ini juga menyerang pos kita yang ada di Mbua. Ada satu prajurit yang gugur dan satu luka-luka, akibat tertembak,” ungkap Dax, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/12/2018).

Menurut Dax, keberadaan Pos TNI di Mbua yang diserang tersebut jaraknya dari Distrik Yigi yang menjadi lokasi tragedi pembunuhan yakni dua jam jika ditempuh dengan mobil.

Tapi ia belum bisa menyampaikan data akurat mengenai kronologi penyerangan secara detail karena di sana tidak memiliki jaringan telepon.

“Mengenai identitas prajurit yang gugur dan luka-luka belum bisa kita dapatkan. Kita rencanakan hari ini evakuasi melalui helikopter. Tapi, sampai saat ini masih diupayakan evakuasi,” kata dia.

Evakuasi juga terkendala dengan medan yang tidak memungkinkan, lantaran dipaparkan Dax bahwa medan di sana yakni butan berbukit dan harus lewati sungai yang curam.

Hingga saat ini ratusan personel aparat gabungan TNI dan Polri telah diberangkatkan ke Kali Yigi – Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua pada Selasa (4/12/2018).

Keberadaan aparat TNI dan Polri di Nduga guna mengecek informasi adanya 31 pekerja PT Istaka Karya, yang mengerjakan pembangunan jembatan di Kali Yigi – Kali Aurak tewas dibunuh anggota KKB.

Wakapendam XVII/Cendrawasih Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan, pukul 17.55 WIT, pasukan gabungan berhasil mengamankan 4 orang karyawan PT Istaka Karya, perusahaan yang mengerjakan proyek Trans Papua. 3 orang di antaranya mengalami luka tembak dan 1 dalam keadaan sehat.

Selain itu, dia mengungkapkan juga berhasil mengamankan 6 orang pekerja Puskesmas di Distrik Mbua, Papua, tanpa luka-luka. Serta 2 orang pekerja di sebuah SMP di distrik yang sama.

Total ada 12 orang. Kemudian semuanya dievakuasi ke Wamena menggunakan helikopter.

“Pukul 17.55, pasukan gabungan berhasil mengevakuasi 12 masyarakat sipil ke Wamena menggunakan pesawat heli,” ucap Dax dalam keterangannya, Selasa, 4 Desember 2018.

Dia menegaskan, korban luka langsung dilakukan perawatan. Sementara yang lain langsung diamankan.

“Korban luka sedang mendapat perawatan dari tim medis. Sementara yang lain diamankan oleh aparat TNI-Polri,” kata dia soal pembunuhan di Papua. (PJ)

Silahkan Komentar
Previous articleDia yang Kucari # 28
Next articleDijodohkan #07
Cintailah seseorang dari kekurangannya, dan suatu saat kamu akan pantas mendapatkan yg terbaik darinya
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here