Di dalam Sandal Ini Dihargai Rp 1 Miliar Yang Telah Diamankan Petugas Bandara

0
252
views
Ilustrasi sabu dalam sandal
befren.com – Mukhlis (33) dan Muhamad Ikhsan (30). Keduanya hendak melakukan penerbangan Batam-Jakarta-Denpasar dengan menggunakan maskapai Lion Air JT-373. Tapi Petugas gabungan Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (22/7/2018) sore, mengamankan dua kurir narkotika jaringan internasional asal Aceh. Telah terbukti keduanya telah menyimpan sabu di kedua sandal yang mereka pakai, sehingga gabungan petugas bandara menyita 1.038 gram sabu, uang tunai, ponsel, sejumlah kartu kredit, serta kartu ATM bank nasional maupun internasional. Kepala Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Suwarso, mengatakan, penangkapan keduanya terbilang cukup sulit.

 

Dilansir dari kompas, kedua pelaku sempat kabur dan lepas dari pantauan petugas yang sudah curiga dengan keduanya. Namun, berkat penyisiran yang profesional yang dilakukan BC Batam dan petugas bandara, keduanya berhasil diamankan dari persembunyiannya. “Keduanya sempat berpencar dan membaur dengan sejumlah penumpang lainnya, makanya petugas agak sedikit kesulitan mengamankan keduanya,” kata Suwarso. Menurut Suwarso, kecurigaan petugas berawal saat bunyi work through saat dilakukannya kepada Mukhlis. Kemudian, gaya jalannya berbeda sehingga petugas menyakini ada yang aneh pada Mukhlis. Dari Mukhlis, petugas mengamankan Muhamad Ikhsan yang merupakan rekan tersangka.

[artikel number=4 tag=”peristiwa” ]

Kabid Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Tipe B Batam Raden Evy Suhartantyo mengungkapkan, dari keduanya, petugas mengamankan sabu seberat 1.038 gram. ” Sabu tersebut disimpan keduanya dalam sandal yang mereka pakai. Tersangka Mukhlis membawa 511 gram, sedangkan Ikhsan 527 gram,” kata Evy. Evy mengaku, saat dilakukan penangkapan, waktu terjadi pengakapan pelaku melakukan perlawanan dan tidak mau untuk diperiksa. Namun, setelah petugas menemukan sabu di telapak sandal, pelaku tak berkutik lagi.(PJ)

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here