Cewek Ini Nekat Mengejar Penjambret di Jalanan Pasuruan

0
294
views
Ilustrasi cewek memegang smartphone saat ingin menghubungi temannya

befren.com – Nasib apes dialami oleh pemuda Pasuruan yang ditaklukkan oleh seorang perempuan, untuk mengagalkan aksinya meskipun harus kejar-kejaran seperti layaknya pembalap yang profesional, ternyata tidak berjalan dengan mulus sesuai dengan harapan. Famizah Nur Zammira (22) warga Tambak Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya tampak masih tidak percaya akan aksi yang dia lakukan saat ditemui di Polsek Pandaan, Selasa (28/8/2018) pagi.

Famizah Nur Zammira mengaku masih trauma dengan kejadian yang dialaminya Senin malam, saat dirinya dijambret dan melakukan aksi mengejar pelaku meskipun sangat berbahaya apalagi seorang cewek.

“Ya saya tidak sadar, apa yang saya lakukan itu spontan saja. Yang jelas saya ingin handphone (hp) saya kembali,” kata Famizah, lirih.
Penjambretan tersebut terjadi di depan Puskesmas Pandaan Jalan A Yani, Lingkungan Kasri, Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/8/2018) malam.

Menurut ceritanya, Famizah Nur Zammira mau berkunjung ke rumah temannya di Pandaan.

Sesampainya di lokasi kejadian, ia mengeluarkan hp dari sakunya untuk menghubungi temannya.

“Saya niatnya mau tanya lokasi rumahnya di sebelah mana. Saya juga mau minta share lokasi. Nah, saya tidak tahu kalau ternyata dari belakang ada dua orang yang tiba-tiba mengambil hp saya. Saya kaget,” pungkasnya.

Secara spontan dan di dalam benaknya hp harus kembali maka  ia pun langsung mengejar kedua jambret yang mengambil hpnya itu.

Memang dalam kejadian seperti ini akan muncul reflek untuk mengejar si penjambret itu, tapi ada sebagaian cewek hanya bisa berteriak saja tanpa melakukan tindakan pengejaran. Dalam hal ini memang beda halnya yang telah di alamai Famizah Nur Zammira. Ia juga tidak menyadari apa yang akan dilakukannya. Yang jelas, ia hanya berpikir hpnya harus kembali.

“Saya juga tidak mikir resiko yang akan saya alami saat melawan mereka. Tidak tahu, saya tidak takut aja kemarin. Tapi semisal disuruh mengulangi mungkin saya sekarang tidak berani,” tambahnya.
Dia menjelaskan, sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Ia menyebut, dua jambret ini melaju sangat cepat sekali.

[artikel number=4 tag=”peristiwa” ]

Saat itu Famizah Nur Zammira  sempat tertinggal dan kehilangan jejak si penjambret.

Jika tidak terjebak lampu merah mungkin sulit untuk dikejar, untungnya pas waktu itu dalam keadaan lampu merah dan kedua pelaku itu berhenti.
“Begitu tahu mereka berhenti di lampu merah, saya langsung tabrak mereka dari belakang. Saya tabrak sekencang-kencangnya. Mereka terjatuh dan langsung saya berteriak jambret,” akunya.

Tak lama, pengguna kendaraan bermotor di sekitar perempatan lampu merah ini langsung menangkap jambret.

Sayangnya, hanya satu jambret yang berhasil diamankan, satu sisanya berhasil melarikan diri.

Tersangka yang berhasil diamankan adalah Ardianto (20) warga Watu Lumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.

Sedangkan rekannya yang berhasil melarikan diri berinisial SE.

Tersangka Ardianto bertugas sebagai joki, sedangkan SE bertugas sebagai eksekutor.

Ardianto sempat menjadi sasaran empuk pengguna jalan yang kesal dengan kelakuannya.

Ia sempat mendapatkan sejumlah bogeman.
Untungnya, ia tidak sampai babak belur karena langsung dibawa polisi ke Polsek Pandaan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam hal ini Kanit Reskrim Polsek Pandaan Iptu Agus Purnomo menjelaskan, apa yang dilakukan korban ini terhitung cukup berani mengejar jambret seorang diri.

Ia seorang perempuan berani mengejar tersangka dan menabraknya.
“Saya dapatkan laporan ada jambret, makanya saya langsung ke lokasi kejadian. Nah, ternyata ada satu orang yang sedang dihajar dan langsung kami amankan,” tambah dia.

Ia akan memeriksa yang bersangkutan lebih lanjut, termasuk akan mengejar SE, teman tersangka yang saat ini menjadi buronan. (PJ)

 

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here