Ayah Kandung Cabuli Anaknya yang Masih Dibawah Umur

0
128
views
Ilustrasi Ayah Kandung Cabuli Anaknya yang Masih Dibawah Umur

befren.com – Kelakuan bejat seorang ayah hanya bisa pasrah bagi anak yang lemah dan masih dibawah umur. Sangat miris sekali setelah penangkapan seorang ayah berinisial CA, 62, warga Kabupaten Aceh Besar, Polresta Banda Aceh berhasil menangkap tersangka karena telah mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 16 tahun.

Berawal perbuatan bejat itu dilakukan usai mengintip korban saat berganti baju, lewat lubang kamar di rumahnya.

Dilansir dari Antara, Korban disetubuhi ayah kandungnya sebanyak empat kali, dilakukan di rumah saat istrinya sedang tidak berada di rumah,” kata Kasatreskrim Polresta Banda Aceh AKP M. Ryan Citra Yudha.

Korban pertama kali dicabuli pada Juni 2015, saat itu pelaku melihat korban baru saja selesai mandi dengan ditutupi handuk di badannya. Seorang ayah ini mengintipnya lewat lubang kamar saat korban berganti pakaian dan tergiur dengan tubuh anaknya itu, kemudian menggaulinya. Pelaku juga mengancam akan membunuh korban menggunakan pisau jika mencoba menceritakan kejadian menjijikkan itu kepada orang lain.

Pada November 2015, pelaku kembali melakukan perbuatan bejat itu kemudian diulangi lagi pada 2017, dan terakhir dilakukan Agustus 2020. Pencabulan itu dilakukan pelaku dengan cara mengikat tangan korban menggunakan jilbab dan menutup wajah anaknya itu dengan bantal. Setelah mencabuli, pelaku mengunci korban di dalam kamar agar dapat mencabulinya lagi, namun korban berhasil kabur lewat jendela dan meminta dijemput temannya

Motif pelaku tergiur dengan tubuh korban dan posisi kamar juga bersebelahan. Pelaku mengintip korban lewat lubang kamar.

Terbongkarnya kasus tersebut setelah korban berhasil kabur saat terakhir kali pelaku mencabulinya pada Agustus 2020. Korban menceritakan peristiwa itu kepada teman serta abang kandungnya, dan selanjutnya dilaporkan ke Polresta Banda Aceh pada 18 Oktober.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terkena pasal 81 ayat (1) dan ayat (3) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan UU Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here