Akibat Gempa Berkekuatan 6,4 SR di Timur Laut Situbondo, Warga Sumenep Semburat Keluar Rumah

0
40
views
Akibat gempa tembok mejadi retak

befren.com – Gempa tersebut terasa cukup keras hingga membuat bangun orang yang sedang tidur.

Gempa berkekuatan 6.4 SR terjadi tepat pukul 01:44 dini hari WIB, Kamis (11/10/2018) .  Gempa dirasakan di sejumlah wilayah lain seperti Surabaya, Malang, Probolinggo, Madura, hingga Bali. Sejumlah warga Sumenep  berteriak gempa..gempa..  berhamburan keluar rumahnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) merilis infomasi bahwa gempa terjadi di Lintang 7.42 LS, Bujur 114.47 BT dengan kedalaman 10 Km yang berlokasi di laut Bali atau 61 km Timur Laut, Situbondo Jawa Timur, atau 83 km Tenggara Sumenep, Madura dan sekitar 87 km Timur Laut Bondowoso, 161 km Barat Laut l, Denpasat, Bali.

Menurut BMKG, gempa itu terletak pada kedalaman 12 km dan tidak berpotensi tsunami.

Sejumlah rumah warga di Pulau Sepudi yang retak bahkan ada sebagian juga yang atapnya roboh akibat kerasnya getaran gempa yang terjadi di perairan Sitobondo Jawa Timur.

Di daerah spudi dilaporkan ada empat warga mengalami luka-luka yang kini sedang menjalani perawatan di Puskesmas setempat.

Korban luka-luka tersebut yakni Sudik, (60), warga Dusun Wakduwak, Desa Pancor, Kecamatan Gayam. Gak Nasia (55) warga Dusun Jambusuk, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam. Aswiya, (65), warga Dusun Pancor, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, dan Lihami, (70), warga Dusun Guterdeje, Desa Nyamplong, Kecamatan Gayam, Pulau Sepudi, Sumenep, Madura.

Daerah terdampak yang terparah adalah di Kecamatan Gayam, Kabupaten Semenep, Jawa Timur.

Setelah gempa tersebut, Posko BNPB menerima laporan dari BPBD Jatim dan mengkonfirmasi, dampak gempa dilaporkan 3 orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal yang diperkirakan akibat aktivitas patahan di zona back arc thrust

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Laut Bali ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar naik.(PJ)

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here