Tips Atasi Kapalan di Kaki

0
211
views

befren.com – Kapalan  adalah salah satu keluhan kulit kaki yang paling umum dialami orang-orang dari segala usia. Jenis luka yang menyakitkan dan tidak sedap dipandang ini sering mengakibatkan kecacatan kulit dan sulit hilang.

Kapalan bisa muncul karena adanya iritasi atau tekanan yang terjadi secara terus-menerus di area kulit tertentu dalam waktu lama. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh kulit yang terlalu kering dan kekurangan lapisan lemak pada kulit, terutama pada lansia.

Kebiasaan rutin yang berhubungan dengan aktivitas berulang-ulang bisa menyebabkan kapalan. Misalnya, memakai sepatu terlalu sempit, menulis menggunakan pulpen,dan bermain gitar.

Kapalan memiliki dua jenis, yaitu yang memiliki bentuk yang lebih kecil dan biasanya tumbuh di bagian atas atau samping pada jari tangan atau jari kaki. Adapun jenis lainnya sering muncul di bagian bawah telapak kaki atau tangan.

Bagaimana gejala pada kulit mengalami kapalan?

Beberapa gejala dapat Anda perhatikan jika kulit mengalami kapalan, yaitu:

  • Kulit mengeras dan tumbuh benjolan. Kulit pada dasarnya elastis, tapi akan berubah jika terkena kapalan. Area yang terkena akan berubah menjadi keras dan membentuk tumpukan kulit keras yang menyerupai benjolan.
  • Kulit menebal dan kasar. Jika kulit mengalami kapalan, area tersebut akan mengalami penebalan kulit yang signifikan. Penebalan pada permukaan kulit umumnya terasa keras dan terjadi pada telapak kaki, telapak tangan, dan lutut. Selain menebal, area yang mengalami kapalan akan terasa lebih kasar daripada kulit di sekitarnya.
  • Timbul rasa nyeri dibawah kulit. Pada kondisi tertentu, di bawah kulit yang mengalami kapalan akan terasa nyeri, terutama saat beraktivitas. Misalnya, kulit kaki yang mengalami kapalan akan terasa nyeri jika mengalami gesekan dengan sepatu yang dikenakan.
  • Muncul cairan dan terasa sakit. Kapalan yang telah mengalami infeksi biasanya akan terasa sakit. Selain itu, dapat  juga muncul cairan bening atau nanah, dan bisa menyebar ke area sekitarnya. Hindari untuk memecahkan kapalan karena bisa menyebabkan infeksi lebih berat. Jika terdapat keluhan ini, segeralah ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.
  • Kulit terkelupas. Kapalan yang telah menahun suatu saat bisa terkelupas. Namun, biasanya kapalan akan kambuh dan tumbuh kembali seperti semula.

Cara menghilangkan kulit kapalan

Untuk menghilangkan kulit kapalan, Anda dapat melakukan beberapa tips berikut:

  • Rendam dalam air hangat. Lakukan ini selama sekitar 5-10 menit atau hingga kulit melembut.
  • Menggosok bagian kulit yang kapalan dengan batu apung. Pertama-tama celupkan batu apung ke dalam air hangat, dan kemudian gunakan batu itu dengan lembut untuk menggosok kulit. Gunakan gerakan memutar atau menyamping untuk menghilangkan sel kulit mati.
  • Berhati-hatilah agar tidak mengelupas terlalu banyak bagian kulit terluar. Jika terlalu banyak dapat menyebabkan perdarahan dan infeksi.
  • Oleskan losion atau krim pelembap ke daerah tersebut setiap hari. Cari losion atau krim pelembap dengan asam salisilat, amonium laktat, atau urea. Bahan-bahan ini akan membantu melunakkan kapalan secara bertahap.
  • Gunakan bantalan atau pelapis. Untuk melindungi kapalan dari iritasi lebih lanjut selama aktivitas, gunakan bantalan atau semacam plester. Hal ini dapat mengurangi gesekan dan mencegah kapalan kontak langsung dengan sepatu.
  • Kenakan sepatu yang pas. Salah satu penyebab tersering kapalan adalah sepatu yang ukuran dan bentuknya tidak pas di kaki Anda. Untuk itu, pilih sepatu yang tidak terlalu longgar atau terlalu sempit.
  • Jaga agar kuku kaki Anda tetap terpotong. Kuku jari kaki yang terlalu panjang dapat memaksa jari-jari kaki untuk mendorong sepatu Anda ke atas. Hal ini dapat menyebabkan kapalan terbentuk dari waktu ke waktu. Untuk menghilangkan tekanan ini, potong kuku Anda secara teratur.

Sebagian besar kapalan di kaki akan berangsur-angsur hilang ketika Anda dapat merawatnya dengan baik serta menghindari gesekan atau tekanan berulang. Namun, jika Anda tidak yakin dengan apa yang menyebabkan kapalan, jika terasa sangat menyakitkan, atau jika Anda memiliki penyakit penyerta lain, seperti Diabetes, konsultasikan dengan dokter Anda.

by : dr. Muhammad I.R

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here