Pernah Merasakan Tidak? Kalau Tidur Seperti Terjatuh

0
90
views
Ilustrasi wanita sedang tidur

befren.com – Seluruh makhluk hidup pasti akan melewati keadaan tidur dan keadaan sadar sepanjang harinya. Keduanya adalah hal yang bertolak belakang. Sebagian filusuf mengatakan bahwa, orang yang tidur berbeda dengan orang sadar, sebab orang yang sedang tidur itu berhubungan dengan alam semesta, sedangkan orang yang sadar hanya berhubungan dengan dunia semata.

Selama tidur, tubuh akan bekerja untuk mendukung fungsi otak yang sehat dan menjaga kesehatan fisik Anda. Tidur membantu otak Anda bekerja dengan baik. Studi menunjukkan bahwa tidur yang cukup meningkatkan kualitas belajar dan berpikir, meningkatkan fokus, dan menjadikan seseorang lebih kreatif.

Namun, saat tidur pernahkah Anda merasa tiba-tiba merasa seperti terjatuh? Apa yang sebenarnya mempengaruhi tubuh sehingga sensai ini terjadi?

Seperti dilansir dari Brightside, sensasi seperti terjatuh, dilemparkan, hingga terhempas dari kekosongan ini ternyata merupakan siklus dalam proses tidur.

Dan saat akan tidur Anda memasuki empat tahap. Sensasi seperti terjatuh merupakan tahap awal yang dalam dunia medis disebut NREM. Hal ini terjadi secara alami ketika otot tubuh mulai rileks saat akan tertidur dan tiba-tiba otak Anda merespon seperti berjaga bertindak seakan Anda akan jatuh.

Hal ini seketika membuat otot pada tubuh menjadi tegang, sehingga Anda kaget dan terbangun karena seolah-olah akan terjatuh. Ilmuwan lainnya juga mempercayai bahwa gerakan refleks manusia berkembang selama proses evolusi seperti pengalaman seseorang ketika tidur diatas pohon dan akan terjatuh sehingga secara refleks tubuh otot berjaga-jaga.

Ilustrasi seseorang wanita tidur diatas pohon

Tak hanya itu, sebagian orang juga pernah merasakan sensasi seperti kesetrum ringan ketika bangun tidur. Sensasi ini biasanya dirasakan oleh mereka yang merasa sangat lelah dan tegang dalam melewati rutinitasnya, memiliki kebiasaan tidur yang tidak teratur hingga sering merasa cemas.

Tetapi dalam banyak kasus, itu tidak memiliki efek samping berbahaya bagi kesehatan Anda, dan itu bukan penyakit atau kondisi medis. Jadi ingat, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Coba tarik napas dalam-dalam, coba untuk bersantai dan kembali tidur.

Tidur juga berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak dan remaja, karena dapat memicu pelepasan hormon pertumbuhan yang kemudian akan meningkatkan massa otot dan membantu memperbaiki sel-sel dan jaringan pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa.

Tidur yang cukup dan berkualitas sudah dijelaskan diawal akan membantu Anda beraktivitas dengan baik sepanjang hari. Orang yang kurang tidur akan menjadi kurang produktif di tempat kerja dan sekolah.

Mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas-tugas, memiliki waktu reaksi yang lebih lambat, dan membuat lebih banyak kesalahan.

Tidur cukup juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperbaiki suasana hati atau emosi Anda, meningkatkan kemampuan berpikir, meningkatkan daya ingat.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here