Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya

0
69
views

befren.com – Meskipun terdengar menyeramkan, kerontokan rambut pada umumnya tidak akan menyebabkan penipisan rambut (atau bahkan kebotakan). Pasalnya, Anda memiliki kurang lebih 100 ribu helai rambut di kepala dan helai rambut baru bertumbuh pada waktu bersamaan menggantikan rambut yang rontok. Rambut rontok juga disebabkan faktor cuaca tropis yang terjadi di Indonesia sehingga kulit kepala menjadi mudah kering serta menyebabkan ketombe dan rambut rontok. Memang benar bahwa pria lebih mungkin untuk kehilangan rambut daripada perempuan, sebagian besar karena kebotakan. Namun, rambut menipis dan rontok juga sering terjadi pada wanita lho.

1. Pikiran stres

Telogen effluvium merupakan istilah medis untuk rambut rontok yang disebabkan oleh stres. Misalnya, ganti pekerjaan, melahirkan, atau terserang flu, bisa menyebabkan terjadinya rambut rontok. Bila Anda merasa tidur dua kali lebih banyak dari baisanya dan berlangsung selama dua minggu atau lebih, bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh stres. Kondisi ini bisa menyerang sistem kekebalan tubuh termasuk, menyerang folikel rambut dan membuat rambut rontok. Jadi, mulailah belajar mengontrol pikiran Anda dengan hal-hal yang lebih positif.

2. Penyakit anemia

Saat menstruasi dan kurangnya asupan zat besi yang memproduksi hemoglobin pun bisa menjadi faktor kenapa rambut bisa cepat rontok. Selain rambut rontok, anemia akan menimbulkan capek yang berlebihan, kulit pucat, sulit berkosentrasi, dan suhu tubuh menjadi dingin. Maka dari itu perlu untuk makan makanan kaya zat besi seperti daging, sayuran hijau, sereal, dan kacang-kacangan. Selain itu, penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi suplemen.

3. Faktor genetik

Menurut American Academy of Dermatology (ADA) penyebab paling umum rambut rontok adalah hormon dan faktor genetis. Biasanya rambut rontok yang disebabkan oleh keturunan akan terlihat dari rontoknya rambut pada bagian poni. Maka dari itu untuk pencegahannya sangat disarankan untuk merawat rambut dari luar dan dalam seperti menjaga pola makan dan berolahraga.

4. Terlalu banyak memakai styling tools

Terlalu sering keramas dan memakai styling tools tentunya bisa merusak rambut. Hal ini karena suhu yang panas dan bahan kimia dapat bisa membuat rambut rusak dan rontok. Maka dari itu disarankan untuk mengubah mode styling tools menjadi suhu yang tidak terlalu panas, mewarnai rambut cukup pilih satu atau dua warna yang normal, dan memakai hairspray setelah rambut kering untuk menghindari rambut menjadi keras dan patah.

5. Diet rendah protein

Kalau kamu seorang vegan dan vegetarian, maka bisa saja kamu kekurangan nutrisi karena menghindari makanan yang mengandung protein dan lemak hewani. Maka dari itu penting untuk menerapkan gaya hidup yang sehat seperti makan makanan yang mengandung protein tinggi seperti telur, ikan, oatmeal, dan kacang-kacangan.

Cara mengatasi rambut rontok

Kebotakan bisa dicegah dengan mengonsumsi obat penumbuh rambut, walaupun pada wanita, dosis harus diperkecil. Ada dua jenis obat yang bisa digunakan untuk memperbaiki kerontokan rambut, yaitu minoxidil dan finasteride.

Minoxidil aman digunakan oleh pria dan wanita, tapi dilansir dari laman Web MD, minoxidil nampaknya lebih efektif digunakan oleh wanita yang menderita kerontokan rambut parah dibandingkan pria. Jika minoxidil lebih ampuh untuk wanita, finasterida adalah obat rambut rontok yang banyak disetujui ampuh bagi pria.

Namun sebelum menggunakannya, penting bagi Anda untuk tetap bertanya terlebih dahulu dengan dokter guna mendapatkan obat rambut rontok yang terbaik sesuai dengan kondisi Anda.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here