Penyebab Ketombe Pada Rambut dan Cara Mengatasinya

0
52
views
Cara mencegah ketombe

befren.com РDandruff  atau sering disebut dengan ketombe atau adalah serpihan kulit kepala berwarna putih atau keabu-abuan yang mengelupas dan menempel pada rambut atau terlihat di bahu Anda. Dan ini merupakan salah satu masalah rambut yang sering kali dikeluhkan khusunya bagi kalangan perempuan. Karena selain menggangu penampilan, ketombe juga menimbulkan perasaan tidak nyaman. Penyebab ketombe bisa bermacam-macam dan jarang diketahui. Tapi, Anda perlu mengetahuinya agar dapat melakukan upaya pencegahan secara cepat, biasanya jika muncul ketombe kulit kepala akan terasa gatal.

Saat terdapat ketombe pada kulit kepala, tingkat kepercayaan diri seseorang biasanya menjadi berkurang. Kondisi ini ditandai dengan adanya serpihan kulit kepala yang diikuti dengan keluhan gatal.

Pada dasarnya, kulit secara konstan memproduksi sel-sel kulit baru dan melepaskan sel-sel lama untuk menjaga kesehatan. Ketombe dapat terjadi ketika siklus pergantian kulit ini meningkat.

Dari segi gender, laki-laki lebih sering mengalami ketombe dibanding dengan wanita. Selain itu, seseorang yang memiliki kecenderungan rambut lebih berminyak atau mengidap penyakit tertentu (seperti penyakit Parkinson atau HIV) juga memiliki risiko yang lebih besar mengalami kondisi ini.

Sedangkan pada bayi, ketombe yang muncul sering diistilahkan dengan nama cradle cap. Ini adalah kondisi kelainan yang mengakibatkan kulit kepala bayi menjadi bersisik. Umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir, tapi bisa juga muncul pada masa pertumbuhan bayi. Cradle cap biasanya bukanlah sebuah kondisi yang berbahaya dan cenderung hilang dengan sendirinya saat bayi memasuki usia satu tahun.

Apa sih penyebab ketombe itu?

Sebenarnya, penyebab pasti dari munculnya ketombe belum diketahui, tetapi berbagai faktor dapat meningkatkan risiko kemunculan ketombe tersebut. Kondisi rambut yang berketombe tidak berkaitan dengan higienitas yang buruk, namun teknik mencuci dan menyisir rambut dapat menjadi salah satu faktor terkelupasnya kulit kepala yang lama.

Salah satu teori bahkan menghubungkan ketombe dengan produksi hormon karena seseorang yang mengalami pubertas biasanya pun muncul masalah ketombe pada rambut dan kepala kulitnya.

Penyebab ketombe antara lain: Kulit yang teriritasi dan berminyak. Kondisi ini akan menyebabkan dermatitis seboroik (bentuk ketombe yang lebih parah). Bagi Anda yang memiliki jenis rambut berminyak, gunakanlah jenis sampo yang mendukung pengurangan produksi minyak tersebut.
Malas menyisir rambut. Karena dengan menyisir rambut, sebenarnya dapat membantu pergantian kulit yang normal.

Jarang keramas. Jika Anda tidak mencuci rambut secara rutin, sel-sel kulit akan menumpuk dan menimbulkan serpihan yang terasa gatal.
Infeksi jamur malassezia yang menyebabkan pertumbuhan sel kulit berlebih. Jamur ini kemudian juga akan memakan minyak yang terdapat pada kulit kepala.

Orang dengan tipe kulit kepala yang kering. Jenis kulit kepala ini cenderung untuk mengelupas dan kemudian timbul rasa gatal. Ketombe pada tipe ini biasanya berukuran lebih kecil dan tidak berminyak. Mengembalikan kelembapan pada kulit kepala dapat mengurangi rasa gatal yang ada.
Produk perawatan rambut tertentu dapat memicu kulit kepala merah, gatal, dan mengelupas. Kondisi ini dikenal sebagai dermatitis kontak. Jika penggunaannya tak segera dihentikan kulit kepala akan mengalami iritasi yang kemudian memicu timbulnya ketombe.

Kondisi kulit tertentu seperti psoriasis, eksim, dan lainnya cenderung mengalami ketombe lebih sering dibanding yang lain. Selain itu, infeksi jamur seperti Tinea capitis juga dapat menyebabkan ketombe.
Penyakit Parkinson dan kelainan neurologis lain juga cenderung menyebabkan ketombe dan dermatitis seboroik.

Kurangnya konsumsi zink, vitamin B dan beberapa jenis lemak dapat meningkatkan risiko mengalami ketombe. Jadi, mulai sekarang perbanyak asupan bahan makanan yang mengandung kedua zat tersebut.
Pada beberapa orang, stres bahkan dapat memicu atau bahkan memperparah ketombe. Hal ini berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu.

Gatal dan serpihan akibat ketombe mungkin bisa diatasi dengan shampo dan pengobatan yang dijual bebas di pasaran. Namun, bila ketombe tak kunjung membaik, Anda disarankan untuk berkonsultasi langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebab ketombe yang ada. Biasanya dokter akan memberikan terapi untuk menghentikan ketombe dengan memperlambat reproduksi sel kulit atau meniadakan produksi jamur yang mungkin menjadi penyebabnya.

Pengobatan Ketombe

Ketombe pada rambut wanita

Anda bisa mencari produk yang paling sesuai dengan mencoba beberapa produk. Pengobatan yang paling dikenal dan juga paling sering diterapkan adalah dengan menggunakan sampo antiketombe/dandruff yang bisa dibeli di supermarket. Cara kerja berbagai sampo antiketombe berbeda-beda.

Biasanya ketombe akan langsung beraksi terhadap metode ini. Tapi, kemunculan kembali ketombe adalah hal yang wajar. Ketombe biasanya menghilang beberapa saat sebelum kembali lagi. Jika terjadi, pemakaian sampo antiketombe perlu dilakukan secara teratur.

Jika sampo gagal membersihkan ketombe setelah beberapa minggu, segera temui dokter. Anda mungkin membutuhkan sampo antiketombe yang lebih kuat. Dokter akan memeriksa kulit kepala untuk mencari tahu apakah ada masalah kulit seperti infeksi jamur, dermatitis seboroik, atau psoriasis.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here