Mengapa Telapak Tangan Selalu Berkeringat?

0
149
views
Ilustrasi tangan selalu basah

befren.com – Saat Anda sedang gugup atau cemas, sebagian besar orang mungkin saja mengalami telapak tangan berkeringat. Tetapi ada juga orang-orang yang telapak tangannya sering kali berkeringat walau tidak dalam keadaan gugup maupun cemas hal ini harus kita pertanyakan.

Keringat berlebih pada telapak tangan, atau dikenal dengan istilah hiperhidrosis, bukanlah kondisi yang jarang. Hiperhidrosis biasanya dialami pada area tertentu saja, seperti tangan, kaki, ketiak dan terkadang wajah. Jarang sekali dialami pada seluruh tubuh.

Apa Penyebab Telapak Tangan Berkeringat?

Berkeringat adalah mekanisme tubuh normal untuk mendinginkan diri. Sistem saraf Anda secara otomatis memicu kelenjar keringat ketika temperatur tubuh meningkat. Namun, jika keringat terjadi secara berlebihan, maka Anda patut waspada.

Kenali penyebab hiperhidrosis yang perlu Anda ketahui.

1. Genetik

Faktor keturunan ternyata juga bisa menjadi pemicu keluarnya keringat secara berlebih di telapak tangan. Kondisi ini biasanya terjadi karena kelenjar keringat terlalu aktif. Kelenjar tersebut bernama ekrin, merupakan kelenjar keringat yang berjumlah paling banyak di tubuh. Kelenjar ini banyak ditemukan di telapak tangan, kaki, ketiak, dan wajah. Saat kelenjar ekrin terlalu aktif, dampaknya adalah keluar banyak keringat salah satunya di telapak tangan.

Telapak tangan berkeringat bisa dikurangi dan diatasi dengan beberapa tips sederhana. Meski jarang menyebabkan hal yang buruk, tetapi keringat yang keluar secara berlebihan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan menghindari hal-hal yang bisa memicu keluarnya keringat secara berlebihan. Jika kondisi ini terus berlangsung dan tidak kunjung membaik, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Bisa jadi, keringat berlebih pada telapak tangan merupakan tanda dari penyakit tertentu.

2. Hiperhidrosis Primer

kondisi saat seseorang berkeringat secara berlebihan. Umumnya, keringat berlebih dapat menyerang siapa saja dan dapat mempengaruhi tubuh secara keseluruhan maupun beberapa area tertentu saja.

Berkeringat adalah hal yang normal, terutama saat tubuh terasa panas atau habis berolahraga. Akan tetapi, apabila muncul keringat secara berlebihan di area tubuh bahkan saat suhu tubuh sedang dingin, maka kondisi tersebut mengacu pada hiperhidrosis.

Munculnya keringat secara berlebihan bisa terjadi tanpa penyebab yang jelas. Terkadang, hiperhidrosis muncul karena efek samping dari obat-obatan atau bisa juga sebagai pengaruh dari kondisi penyakit lain dalam tubuh yang tidak diketahui.

Dalam beberapa kasus, hiperhidrosis yang tak kunjung disembuhkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti kesulitan memegang alat tulis, berjabat tangan, atau berkendara,serta dalam kondisi keadaan gugup.

3. Diabetes

Orang yang mengidap diabetes mungkin rentan terhadap semua kondisi yang disebutkan di atas, yang membuat mereka berkeringat berlebih.

Hal ini bisa disebabkan oleh gula darah rendah (hipoglikemia), kerusakan sistem saraf terkait diabetes, atau neuropati, yang semuanya menghasilkan stimulasi pada kelenjar keringat.

4. Gangguan Tiroid

Apakah Anda suka berkeringat, mengalami penurunan berat badan, dan berdebar? Jika iya, bisa jadi Anda memiliki kadar hormon tiroid yang tinggi.

Hormon tiroid yang tinggi juga dapat menyebabkan keluhan tangan berkeringat. Bahkan, keluhan ini tetap terjadi pada udara yang dingin dan tidak memicu keringat. Jadi, Anda perlu waspada akan kemungkinan gangguan tiroid.

5. Pasca Stroke

Ternyata stroke juga dapat menyebabkan seseorang mengalami hiperhidrosis.

Setelah infark serebral atau perdarahan pada otak, kegagalan pusat penghambatan kortikal menyebabkan hiperhidrosis yang terjadi pada sisi berlawanan dari lokasi otak terjadinya stroke.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here