Kulit Terbakar Sinar Matahari dan Cara Mengatasinya

0
74
views

befren.com – Kulit yang terbakar biasanya akan memerah dan terasa sakit. Bahkan jika luka bakarnya cukup parah maka kulit akan mengalami pembengkakan dan melepuh. Selain itu, Anda juga bisa merasakan berbagai gejala seperti flu seperti demam, mual, sakit kepala, dan lemas.

Paparan sinar UVA dan UVB yang terlalu lama dapat menyebabkan kerusakan dan iritasi kulit. Selain dipengaruhi oleh waktu berjemur, jenis kulit dan intensitas sengatan matahari juga dapat memengaruhi seberapa parah kondisi sunburn yang dialami.

Terkadang, saat terlalu asyik bermain di bawah sinar matahari, kulit bisa memerah kehitaman. Rasa perihnya pun baru terasa ketika Anda tiba di rumah. Padahal, besok sudah harus kembali bekerja! Wah, kalau sudah begini, bagaimana, ya, cara mengatasinya?

01 Mandi air dingin

Hal pertama yang Anda perlu lakukan untuk mengatasi kulit terbakar matahari adalah mengambil handuk dan merendamnya di dalam air es. Kemudian, peras dan letakkan handuk di kulit selama 10 hingga 15 menit. Cara ini dilakukan untuk membantu menetralisir panas di kulit Anda.

Jika Anda mengalami sunburn di beberapa bagian tubuh, maka Anda bisa mengambil cara yang lebih mudah yaitu dengan mandi. Mandi membantu meringankan rasa sakit dan perih yang Anda rasakan. Namun jangan lupa untuk menggunakan pelembap jika Anda mandi lebih dari biasanya agar kulit tidak kering.

02 Oleskan aloe vera

Akhir-akhir ini banyak sekali produk perawatan kulit yang berbahan dasar aloe vera atau lidah buaya yang memiliki banyak manfaat untuk kulit, khususnya pada kasus kulit terbakar.

Gel lidah buaya dapat menyejukkan, meringankan peradangan sekaligus melembapkan. “Itulah mengapa, gel lidah buaya dijadikan andalan oleh banyak orang untuk mengatasi luka bakar akibat sinar matahari.” dr. Jesslyn menegaskan.

03 Pakaian longgar

Kenakanlah pakaian yang longgar. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat, terutama di bagian yang sedang terbakar.

“Pakaian yang longgar dapat membuat kulit lebih bisa “bernapas”. Pakaian berbahan katun adalah salah satu bahan yang dapat digunakan untuk kasus kulit terbakar.” tuturnya.

Meskipun Anda disarankan untuk mengenakan pakaian yang longgar, gunakan pakaian longgar yang dapat menutupi bagian kulit yang terbakar untuk meminimalkan gesekan dengan benda.

04 Pasta mentimun

Bila Anda bukan penggemar berat aloe vera, mentimun bisa dijadikan alternatifnya. Dilansir dari Reader’s Digest, mentimun adalah tanaman yang bersifat antiradang, mengandung antioksidan alami, dan memiliki sifat analgesik atau menghilangkan rasa sakit.

Dinginkan mentimun dengan meletakkannya di kulkas. Lalu, hancurkan hingga terbentuk seperti pasta. Oleskan pasta mentimun tersebut ke area kulit yang terbakar selama beberapa waktu dan kulit pun akan lebih “tenang” setelahnya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lakukanlah pengobatan alami ini secara rutin.

05 Konsumsi obat

Sembari rutin mengoleskan gel aloe vera dan pelembap, Anda bisa meringankan gejala perih dan nyeri pada kulit yang terbakar dengan mengonsumsi ibuprofen ataupun parasetamol. Tak cuma membantu meredakan nyeri, dua jenis obat tersebut dapat mengurangi peradangan, sehingga waktu istirahat dan aktivitas Anda tidak akan terganggu akibat rasa tidak nyaman.

06 Banyak minum air putih

Luka bakar biasanya menarik cairan ke permukaan kulit untuk menjauh dari bagian tubuh lainnya. Akibatnya, Anda akan mudah mengalami dehidrasi. Dengan mencukupi kebutuhan cairan, tubuh akan tetap terhidrasi dengan baik dan menghindarkan kulit dari kekeringan yang bisa memperparah gejala sunburn yang Anda alami.

Pasalnya, kulit yang kering biasanya akan terasa sangat gatal. Padahal menggaruk kulit yang sedang mengalami luka bakar hanya akan membuatnya mengalami iritasi. Selain air putih, Anda bisa mengonsumsi air kelapa atau minuman olahraga untuk membantu mengisi kembali elektrolit yang hilang.

Mengatasi kulit terbakar sinar matahari perlu kesabaran ekstra. Sebab, meski kulit sudah tidak terasa perih, kulit yang terbakar bisa menjadi belang dan membekas, terutama pada tangan atau wajah. Oleh sebab itu, gunakanlah tabir surya dan pakaian berbahan sejuk yang dapat melindungi kulit Anda dari teriknya sinar matahari.

Bila Anda rasa perlu, Anda juga bisa menggunakan payung bila keluar rumah. Dengan melakukan hal tersebut, terulangnya kondisi kulit terbakar sinar matahari pun bisa diminimalkan.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here