Jangan Terlalu Banyak Makanan Bersantan

0
453
views
Makanan bersantan

S

antan tentu bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi sebagian besar orang. Kita akan sangat mudah menjumpai santan dalam berbagai menu olahan makanan dan minuman.

Kelapa sendiri mengandung gizi yang tinggi dan kaya akan serat, vitamin C, E, B1, B3, B5, B6 dan mineral seperti besi, selenium, sodium, kalsium, magnesium, dan fosfor. Santan juga tidak mengandung laktosa sehingga dapat digunakan menjadi pengganti susu bagi Anda yang memiliki intoleransi laktosa, santan berwarna putih, tapi santan diperoleh dari perasan daging kelapa yang diparut atau diblender.

Kelapa adalah salah satu makanan yang berada di tengah-tengah level ‘baik’ dan ‘buruk’, tergantung seberapa banyak Anda mengonsumsinya. Santan—terutama yang rendah lemak—boleh dikonsumsi dalam jumlah yang sewajarnya (1–2 kali per minggu).

Sebagai gambaran, dalam 100 ml santan kemasan mengandung 169 kalori, 1,1 gram protein, 16,9 gram lemak (14,6 gram lemak jenuh), dan 3,3 gram karbohidrat.

Lemak jenuh sering dikaitkan dengan penyakit jantung. Terdapat beberapa jenis lemak yaitu lemak tak jenuh (unsaturated fat), lemak jenuh (saturated fat), lemak trans, lemak cis, dan asam lemak omega. Lemak tak jenuh dibagi lagi menjadi dua, yaitu lemak tak jenuh rantai tunggal (monounsaturated fat) dan lemak tak jenuh rantai banyak (polyunsaturated fat).

[artikel number=4 tag=”health” ]

Mengonsumsi banyak lemak, terutama lemak jenuh, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Lemak jenuh dapat menyebabkan peningkatan LDL (low density lipoprotein) alias kolesterol jahat dalam tubuh.

LDL adalah kolesterol jahat yang dapat menyebabkan penumpukan kolesterol di pembuluh darah. Penumpukan kolesterol di pembuluh darah tersebut dapat menyebabkan beberapa penyakit, yang diketahui dapat berakibat fatal bagi tubuh.

Ilustrasi santan dan kelapa

Santan juga termasuk makanan yang tinggi kalori. Karena makanan bersantan dikenal enak dan gurih, banyak orang yang mengabaikan batasan jumlah yang dikonsumsi. Akibatnya, kalori yang didapat sekali makan bisa jadi terlalu tinggi. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan, yang dapat berujung pada obesitas. Untuk lebih jelasnya tentang dampak buruk dari santan adalah sebagai berikut:

1. Kolesterol

Mengkonsumsi santan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, santan memiliki kandungan lemak trans dan asam lemak jenuh yang terbentuk ketika telah dipanaskan apalagi dalam waktu lama. Ketika santan yang telah dipanaskan kemudian kita konsumsi, maka lemak-lemak tadi akan menyebabkan kadara kolesterol darah akan meningkat. Kolesterol dalam darah merupaka lemak yang memilik dampak butuk bagi tubuh sehingga biasa digolongkan sebagai lemak jahat.

2. Penyakit jantung

Salah satu dampak sering mengkonsumsi santan adalah terkena penyakit jantung. Akibat pola hidup yang sering makan santan, maka membuat kadar kolesterol naik oleh lemak jenuh dari santan. Akibatnya kolesterol yang tinggi bisa menyebabkan terjadinya serangan jantung koroner. Kolesterol akan membuat plak-plak pada pembuluh darah sehingga memperlambat atau menghalangi aliran darah. Jika plak terbentuk di arteri koroner jantung, maka dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung koroner.

3. Stroke

Stroke merupakan damapk dari tingginya kolesterolakibat banyak mengkonsumsi santan. Mirip dengan cara terjadinya serangan jantung koroner dan kram otot. Stroke juga terjadi akibatnya terhambatnya aliran darah menuju otak oleh sumbatan plak-plak pada pmebuluh darah. Jika terjadi sumbatan neuju otak maka dapat menyebabkan terjadinya stroke

Bijaklah dalam memilih dan menjaga batasan jumlah makanan yang dikonsumsi saat Lebaran, termasuk makanan yang sangat menggoda seperti makanan bersantan. Lakukan pencegahan dengan menerapkan pola makan sehat, berolahraga secara rutin, serta mengonsumsi minuman yang mengandung plant stanol ester yang dapat menurunkan dan mencegah kolesterol jahat.

Referensi: klikdokter
Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here