Gejala Stroke dan Cara Mencegahnya

0
118
views

befren.com – Stroke adalah penyakit yang terjadi ketika pasokan darah menuju otak terganggu atau sama sekali terhenti, sehingga jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Dalam beberapa menit, sel-sel otak mulai mati. Penyakit ini merupakan kondisi yang dapat mengancam hidup seseorang dan dapat menimbulkan kerusakan permanen pada otak.

Bagaimana mencegah stroke?

Olahraga teratur

Olahraga secara teratur mampu menghindarkan Anda dari kolesterol dan tekanan darah tinggi yang bisa mengarah ke stroke. Anda sangat dianjurkan untuk berolahraga ringan ataupun intens setidaknya 150 menit per minggunya

Pola makan sehat

Pola makan yang sehat mampu menurunkan risiko stroke, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi. Pola makan yang bisa diterapkan adalah pola makan yang rendah lemak dan tinggi serat dengan memperbanyak konsumsi biji-bijian utuh, buah-buahan, dan sayur-mayur.

Selain menerapkan pola makan sehat, Anda juga perlu menghindari konsumsi makanan yang tinggi garam dan makanan yang diproses. Sebaiknya jangan konsumsi lebih dari enam gram garam yang setara dengan satu sendok teh garam.

Berhenti merokok

Merokok tidak hanya dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan kanker paru, tetapi juga bisa menambah kemungkinan terserang stroke.

Hal ini karena perilaku merokok mampu mengecilkan pembuluh arteri dan meningkatkan risiko menggumpalnya darah. Dengan berhenti merokok, Anda bisa menjaga kesehatan fisik dan mencegah salah satu penyebab stroke.

Mengurangi konsumi alkohol

Tidak hanya menambah berat badan, konsumsi alkohol yang berlebih bisa memicu hipertensi dan detak jantung yang tak beraturan. Kedua hal tersebut bisa mengarah ke stroke.

Gejala stroke lainnya antara lain:

  • Kehilangan kesadaran
  • Kelumpuhan tiba- tiba wajah, tangan atau kaki, terutama pada sisi sebelah tubuh
    Kesulitan melihat dengan salah satu atau kedua mata
  • Kesulitan berjalan
  • Pingsan
  • Gangguan koordinasi atau keseimbanga
  • Selain itu, stroke bisa menyebabkan depresi atau ketidak mampuan untuk mengendalikan emosi.

Ada 3 jenis kondisi

Stroke hemoragik: Penyakit stroke hemoragik terjadi saat pembuluh darah di otak mengalami kebocoran atau pecah. Stroke hemoragik menyumbang sekitar 13 persen dari total kasus penyakit ini.

Stroke iskemik : Penyakit stroke iskemik adalah kondisi yang terjadi ketika pembuluh darah yang menyuplai darah ke area otak terhalang oleh bekuan darah. Jenis penyakit ini bertanggung jawab atas 87 persen dari total kasus penyakit ini.

Stroke ringan : Kekurangan darah pada sistem saraf yang berlangsung singkat, biasanya kurang dari 24 jam atau bahkan hanya dalam beberapa menit.

Kondisi ini terjadi ketika terdapatnya gumpalan atau pembekuan darah yang menghambat aliran darah di sistem saraf pusat. Penyumbatan darah hanya terjadi sementara sehingga tidak menyebabkan kerusakan jaringan.

Diagnosis Stroke

Penentuan diagnosis stroke dapat dilakukan lewat pemeriksaan fisik yang meliputi:

  • Pemeriksaan tanda- tanda vital
  • Pemeriksaan fisik secara umum (dari ujung kepala hingga ujung kaki)
  • Pemeriksaan saraf.

Semoga kita semua terhindar dari stroke amin….

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here