Daun Kelor untuk Mengobati Penyakit Kanker

0
75
views
Daun Kelor untuk kesehatan

befren.com – Daun kelor merupakan tanaman tropis yang sejak lama telah dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional. Tanaman ini dapat dikenali dari bentuk daunnya yang berukuran kecil. Pohon kelor juga mudah tumbuh dan bisa hidup di tanah yang tidak terlalu subur. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan US National Library of Medicine – National Institutes of Health, daun kelor juga memiliki kandungan antiinflamasi (sifat antiradang) yang juga terbukti menekan pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

Penelitian tersebut dilakukan pada hewan. Ditemukan, daun kelor bisa melindungi tubuh hewan dari paparan racun-racun arsenik.

Arsenik sendiri merupakan zat kimia yang memiliki sifat logam. Keberadaan zat ini di tubuh dalam jangka panjang berpotensi meningkatkan risiko kanker.

Kandungan Nutrisi Daun Kelor

Di dalam sekitar 2 gram daun kelor, terkandung 14 kalori dan beragam nutrisi berikut ini:

  • 2 gram protein
  • 1,8–2 gram karbohidrat
  • 0,8 miligram zat besi
  • 8,8 miligram magnesium
  • 70 miligram kalium
  • 38–40 miligram kalsium
  • 11 miligram vitamin C
  • 600 IU vitamin A
  • 8,5 mikrogram folat

Selain beragam nutrisi di atas, daun kelor juga mengandung vitamin B, serat, fosfor, selenium, zinc, dan tembaga. Daun kelor juga mengandung banyak antioksidan, seperti polifenol.

Perlu diperhatikan bagi pasien kanker sebelum mengkonsumsi daun kelor

Secara umum, daun kelor memang aman dikonsumsi. Tapi, bukan berarti pasien kanker bisa secara sembarangan memakannya.

Cara mengolahnya pun perlu diperhatikan. Lalu, konsumsi daun kelor dalam bentuk suplemen atau racikan minuman atau makanan juga sebaiknya berhati-hati, serta dikonsultasikan kepada dokter.

Anda juga disarankan untuk tidak bergantung pada pengobatan dengan daun kelor. Karena, hingga saat ini belum banyak studi – khususnya pada manusia – yang menyebutkan daun kelor adalah obat kanker.

Tetap jalani pengobatan utama kanker. Konsultasikan kepada dokter bila Anda ingin mengonsumsi daun kelor sebagai terapi suportif. Sebab, daun ini juga bisa menimbulkan reaksi alergi.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here