Apakah Benar Kopi dan Teh Bisa Menyebabkan Kanker Kolon?

0
520
views
Secangkir Kopi dan Teh (image www.shutterstock.com)

Pada saat ini minuman teh dan kopi sudah menjadi yang tidak asing lagi bagi masyarakat, apalgi sekarang banyak kemasan-kemasan minuman dan teh siap saji memungkinkan kita dapat membuatnya dengan gampang atau bisa membelinya di sekitar rumah. Demikian pula minuman bersoda yang sering dijadikan pilihan untuk melepas dahaga. Ketiga jenis minuman ini memang paling banyak dikonsumsi. Itulah sebabnya kabar bahwa minuman-minuman tersebut dapat menyebabkan kanker kolon (usus besar) sangat meresahkan para penggemarnya.

Perihal ini menjadi populer sejak the International Agency for Research on Cancer (IARC) memasukkan kopi dalam daftar zat karsinogenik (penyebab kanker). Hal ini kemudian menarik perhatian banyak pakar yang akhirnya membuat berbagai penelitian.

Salah satunya adalah penelitian yang dimuat di Journal of the National Cancer Institute. Penelitian tersebut menyatakan bahwa minum kopi, teh, dan minuman bersoda tidak berhubungan dengan peningkatan risiko kanker usus besar. Mereka yang minum kopi hingga 6–8 cangkir sehari pun tidak lebih berisiko dibanding mereka yang tidak minum kopi. Demikian pula dengan minuman bersoda.

[artikel number=5 tag=”health” ]

Mengonsumsi minuman bersoda hingga 500 mL per hari tidak terbukti meningkatkan risiko kanker. Sementara untuk teh, ada sedikit perbedaan. Konsumsi teh hingga 8 gelas per hari dapat sedikit meningkatkan risiko kanker kolon. Namun, hal tersebut juga belum dapat dipastikan karena masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Fakta di atas sejalan dengan apa yang disampaikan oleh World Health Organization (WHO). WHO menyatakan bahwa sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang cukup kuat untuk membuktikan bahwa kopi memang dapat menyebabkan kanker. Kopi justru diketahui dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker rahim dan kanker hati.

Bagaimana mekanismenya kopi dapat mencegah kanker memang belum diketahui pasti. Ada kemungkinan kopi menyebabkan sensitivitas insulin meningkat dan mencegah peradangan jangka panjang.

Selain itu, beberapa peneliti juga menemukan bahwa kopi dapat melindungi DNA sel dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Memang masih perlu penyelidikan lebih lanjut akan hal ini, tetapi fakta tersebut menjadi angin segar bagi para penikmat kopi.

Jadi, tidak perlu khawatir bila Anda adalah penikmat kopi dan teh atau penggemar minuman bersoda. Anda masih tetap dapat menikmati minuman favorit Anda ini, terlepas dari desas-desus soal kanker. Namun, tetaplah ingat untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

by dr. Sepriani Timurtini Limbong

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here