Cover Lagu Band Dadali Tanpa Izin, Tri Suaka Dituntut Bayar Royalti Rp 2 Miliar

- Advertisement -
- Advertisement -

befren.com – Tri Suaka disomasi karena disebut melakukan pelanggaran hak cipta dengan mengcover lagu tanpa izin.

Somasi tersebut dilayangkan Dyrga Dadali yaang menegaskan, apa yang dilakukan Tri Suaka termasuk pelanggaran hak cipta.

Hal itu diungkapkan Dyrga saat jumpa pers, terekam dalam video yang diunggah YouTube KH Infotaiment, Rabu (8/6/2022).

“Menurut secara hukumnya dan pasal Undang-undangnya, apabila musik yang dibawakannya itu tidak berizin, tentunya ini ada sebuah pelanggaran,” tegas Dyrga dikutip Kamis (9/6/2022).
Kuasa hukum Dyrga Dadali, Genuri mengungkapkan judul lagu band Dadali yang dibawakan Tri Suaka tanpa izin.

“Jadi surat kuasanya ini, karena kami tidak bisa berbicara kalau belum ada surat kuasanya.”

“Yang kami permasalahkan di sini terkait dengan hak cipta, di mana Tri Suaka menyanyikan satu lagu yang berjudul Di Saat Aku Tersakiti lagunya Dadali,” kata Genuri.

Genuri menyebut, bahwa Dyrga adalah salah satu personel band Dadali dan pencipta lagu tersebut.

Dikatakan Genuri, Dyrga mengaku kaget lantaran ada pihak lain yang meng-cover lagunya tanpa izin.

Terlebih, cover lagu itu kemudian diunggah di dua kanal YouTube milik Tri Suaka.

“Ketika udah nyanyikan lagu ini, Kang Dyrga kaget melihat kok tiba-tiba ada yang mengcover lagu ini. Ketika melihat di YouTube yang di-upload,” ungkap kuasa hukum.

Dyrga pun mengaku sangat dirugikan atas apa yang dilakukan Tri Suaka.

“Klien kami Dyrga merasa bahwa ini merugikan kami, kok seenaknya aja Tri Suaka ini meng-cover lagu. Dengan meng-cover lagu itu tanpa izin pencipta lagu itu melanggar hukum ya,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihak Dyrga Dadali pun menuntut Tri Suaka sebesar Rp 2 miliar.

“Ketika menyanyikan lagu tanpa izin bisa dikatakan pidana dan tuntutannya pun sampai Rp 1 miliar. Ini kan ada dua tempat ya, pastinya tuntutan kami di sini Rp 2 miliar,” beber Genuri.

Untuk sementara, pihak Dyrga hanya menuntut hak royalti kepada Tri Suaka.

“Pertama terkait dengan hak royalti sebagai pencipta lagu, untuk sementara, ini aja dulu,” kata Genuri .

Akan tetapi, jika Tri Suaka tidak menanggapi somasi dengan baik, pihak Dyrga akan membawa masalah tersebut ke jalur hukum.

“Baik secara pidana maupun secara perdata,” sambungnya.

Selain itu, pihak Dyrga Dadali juga menuntut permintaan maaf dari Tri Suaka.

“Untuk segera mungkin meminta maaf kepada grup band Dadali, khususnya kepada Kang Dyrga. Kemudian terhadap kerugiannya dari hasil yang sudah didapatkan, silakan dibicarakan kepada Kang Dyrga,” terangnya Genuari.

“Kami akan mengirimkan somasi ke Tri Suaka,” tambahnya.

Dalam somasi yang diajukan, Dyrga Dadali menyayangkan sikap Tri Suaka yang seolah tutup mata dengan persoalan hak cipta.

Tak hanya itu, Tri Suaka dinilai tidak memiliki itikad baik. Ini bukan kali pertama Tri Suaka bermasalah dengan sesama musisi.

Tri Suaka juga pernah disomasi atas tuntutan yang sama bersama rekannya Zinidin Zidan.

Mengenai hal itu, Tri Suaka akhirnya buka suara setelah somasi yang dilayangkan oleh Dyrga Dadali.

Tri Suaka memberikan tanggapan yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, Mario Andreansyah.

Disampaikan oleh Mario, bahwa Tri Suaka mengaku tidak nyaman dengan hal tersebut.

Kuasa hukum Tri Suaka ini justru menantang balik, mempersilakan pihak Dyrga Dadali untuk menempuh jalur hukum.

“Jika mau ada upaya lain, misal mau gugat perdata atau mau pidana lewat laporan polisi, ya silakan. Kami tunggu,” ujar Mario.

Pihak Tri Suaka merasa belum perlu merespons terkait somasi yang akan dilayangkan pihak Dyrga Dadali.

Mario menyebut pihaknya belum menerima surat resmi dari pihak Dyrga Dadali.

“Itu kan baru somasi terbuka, kami belum menerima surat somasi resminya.

Jadi kami masih menunggu surat dari saudara DD,” tutur Mario Andreansyah.

- Advertisement -
pujiono
pujiono
Cintailah seseorang dari kekurangannya, dan suatu saat kamu akan pantas mendapatkan yg terbaik darinya

Latest news

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here