Wanita Cantik Saja Tidak Cukup, Jika Tidak Diimbangi Budiperkti dan Ahlaq yang Mulia lho!

0
477
views

befren.com – Mungkin rata-rata banyak wanita tersinggung apabila ada orang  mencela keadaan fisiknya kurang biginilah kurang begitulah dan lain sebagainya, tapi perlu diingat, orang yang mengatakan begitu itupun tidak sempurna, hanya bisa menilai orang menurut anggapan dia sendiri, padahal memang tidak ada satupun makhluq di dunia ini yang sempurna lho.

Perlu diingat, karena kesempurnaan itu hanya dimiliki oleh Sang Pencipta alam semesta beserta isinya, maka seharusnya kalian tidak perlu merasa tersinggung jika ada sebagian orang yang selalu mempermasalahkan kekurangan fisik yang kalian miliki. Karena itu sudah diatur oleh Tuhan, setiap apa yang diciptakan Tuhan tidak akan salah atau keliru.

Banyak wanita ingin merubah fisiknya yang telah di ciptakan oleh Sang Maha Pencipta, merawat penampilan mempercantik diri dengan tujuan yang baik itu bagus, apalagi itu di hadapan seorang suami bagi yang telah menikah. Tapi kebanyakan mempercantik diri adalah untuk membeberkan kepada orang lain, dan tidak jarang ada yang melakukan oplas biar kelihatan sexy dan diumbar kepada khalyak umum.

Nah! ini yang akan menambah masalah bagi generasi, bisa jadi akan mengundang hasrat yang tidak baik dan lain sebagainya. Intinya kucing lapar jangan dikasi ikan maka dengan lahapnya kucing tersebut melahapnya. Begitupula dengan ibaratkan manusia yang suka berbuat maksiat mata, jika disajikan dengan hal yang mengundang hasrat nafsu secara otomatis orang tersebut akan lebih menjadi.

Jangan salahkan orang-orang yang berbuat tidak senonoh kepada kalian jika kalian sendirilah yang mengundangnya.

Wanita cantik itu memang menjadi primadona bagi kaum Adam, tapi cantik yang sebenarnya adalah cantik yang diimbangi dengan akhlaq dan perilaku yang mulia.

Jangan merasa iri dengan yang cantik, karena Sang Pencipta mempunyai maksud tertentu

Apakah kita pernah berpikir bahwa sesungguhnya Sang Pencipta menciptakan manusia di muka bumi ini dengan sebaik-baiknya. Hal ini senada dengan firman Nya “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. (At Tiin; 4).

Jadi, Allah SWT menciptakan kita lain dari satu dengan yang satunya agar dunia ini indah dan keindahan itupun harus dihiasi dengan perbedaan, entah itu dari bentuk fisik maupun bakat kita. Bayangkan seandainya dunia ini diciptakan semua rambut manusia itu ikal tidak ada yang kribo maka kita pun merasa ada yang kurang dalam hidup ini atau kita akan bosan memandang rambut itu melulu setiap harinya.

“Perbedaan itu indah” itulah sabda Rasulullah yang pernah saya dengar dipengajian maupun di majelis taklim. Perbedaan itu bak” sayur tanpa garam” maksudnya hidup ini terasa hambar jika Sang Pencipta menciptakan manusia tidak beda dari satu dengan yang lainnya. Tuhan itu melihat manusia bukan dari bentuk rupa maupun kekayaannya melainkan hati dan amal kita sebagaimana Rasulullah bersabda “Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan kekayaanmu tetapi Allah melihat hati dan amalmu”. (HR Muslim).

Memiliki kekurangan fisik bukanlah hal yang paling dikucilkan

Jangan berkecil hati saat orang lain berbisik atau mengatakan bahwa kalian “jelek”, karena kekurangan fisik itu bukanlah sebuah celah, sebab dibalik itu pasti ada kelebihan yang tentu orang lain pun tidak akan memilikinya.

Allah menguji hamba-Nya dengan cara yang berbeda. Ada yang diuji dengan kecacatan, kemiskinan bahkan kepintaran serta kekayaan juga sebuah ujian.

Seperti layaknya orang yang sedang menempuh pendidikan. Anak SD ujiannya mudah, anak SMP ujiannya lebih sulit, anak SMA lebih sulit lagi ujiannya. Ketika bisa melewati ujian itu maka kita dinyatakan “Lulus”. Semakin besar ujian semakin besar pahala dan semakin tinggi derajat kita di hadapan Sang Pencipta

Orang lain berkata tidak cantik, abaikan dan senyumin saja, anggap itu adalah pujian dan harus ikhlas

Tapi bagaimana jika orang lain kadang tidak tahu menjaga lisannya dan selalu berkata yang menyakitkan dengan “kurang cantik atau tidak cantik”? biarkan! asal kalian tidak pernah buruk di hadapan Allah dan tidak melakukan hal-hal yang di benci Sang Pencipta.

Ketika di dunia, mungkin orang yang mencaci tidak merasa akan kesalahannya sehingga ia terus melakukan hal tersebut. Namun, tanpa ia sadari, para malaikat telah mencatat semua perbuatannya yang harus dipertanggungjawabkan di akhirat. Inilah pahala bagi orang yang dihina dan dicaci di dalam Islam jika ia menerima semua itu dengan hati yang ikhlas.

Mencaci orang merupakan perbuatan yang tercela dan Allah akan melaknat orang yang melakukan hal ini. Pada umumnya, mereka yang mencaci memiliki sifat yang sombong dan suka menyakiti hati seseorang. Padahal Allah yang Maha Pencipta pun tidak pernah menyakiti hamba-Nya. Lalu apa hukum menghina orang lain menurut islam?

Rasulullah pernah bersabda bahwa mencaci seorang Muslim merupakan perbuatan fasiq dan membunuh seorang Muslim merupakan perbuatan kufur. Namun, rasanya sekarang ini semakin banyak orang yang tidak memperhatikan peringatan ini. Mereka saling menghina satu sama lain yang merupakan perbuatan dosa. Bahkan, perbuatan ini bisa mengantarkan kita ke dalam neraka dengan dosa besarnya. Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan jika dihina orang menurut Islam?

Lebih baik kita yang dihina menerima hinaan itu dengan ikhlas. Jika kita juga membalas hinaan tersebut maka tidak ada bedanya kita dengan orang yang menghina tersebut. Apabila kita menerima maka pahala akan terus mengalir pada kita. Oleh karena itu, kita tidak perlu bersusah hati jika ada seseorang yang merendahkan diri dan menghina diri kita dengan sengaja. Secara tidak sadar, apabila ada orang yang menghina kita maka secara tidak langsung orang tersebut telah memberi hadiah pada kita

Kecantikan tidak berguna, jika tidak pernah memperindah Akhlaq dan Tingkahlakunya

Kecantikan identik dengan wanita dan setiap wanita merasa dirinya harus selalu tampil cantik sehingga banyak usaha yang mereka lakukan agar tampil cantik. Kecantikan sendiri diartikan sebagai keindahan atau sifat yang disukai oleh orang lain atau membuat orang lain mengaguminya.

Islam adalah agama yang menyukai kecantikan dan keindahan tapi pandangan islam mengenai kecantikan tersebut sedikit berbeda dengan makna kecantikan yang saat ini diartikan oleh para wanita.

Wanita cantik senantiasa menjaga perilaku, pakaian, cara berjalan dan berbicara sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu juga menjaga hal-hal yang haram, seperti makanan, perilaku maupun semua hal-hal buruk lainnya. Ini bukan perkara mudah, tapi jika bisa dilakukan ia sebagai muslimah sejati yang cantik hatinya.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here