Putus Asa

0
52
views

Pada suatu saat. Iblis mengiklankan bahwa ia akan mengobral perkakas-perkakas kerjanya. Pada hari H, seluruh perkakasnya dipajang untuk dilihat calon pembelinya, lengkap dengan harga jualnya. Seperti kalau kita masuk ke toko hardware, barang yang dijual sungguh menarik, dan semua barang kelihatan sangat berguna sesuai fungsinya. Harganyapun tidak mahal.

Barang yang dijual antara lain; Dengki, Iri. Tidak Jujur, Tidak Menghargai Orang Lain. Tak Tahu Terima Kasih. Malas, Dendam, dan lain-lainnya.

Di suatu pojok display. ada satu perkakas yang bentuknya sederhana, sudah agak aus, tetapi harganya sangat tinggi, bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan yang lain.

Salah satu calon pembeli bertanya, “Ini alat apa namanya? “Iblis menjawab: “Itu namanya Putus Asa” “Kenapa harganya mahal sekali, padahal sudah aus?” “Ya, karena perkakas ini sangat mudah dipakai dan berdaya guna tinggi. Saya bisa dengan mudah masuk ke dalam hati manusia dengan alat ini dibandingkan dengan alat lain. Begitu saya berhasil masuk ke dalam hati manusia, saya dengan sangat mudah melakukan apa saja yang saya inginkan terhadap manusia tersebut. Barang ini menjadi aus karena saya sering mengguna-kannya kepada hampir semua orang, karena kebanyakan manusia tidak tahu kalau Putus Asa itu milik saya”.

Tahukah Anda

Konon, salah satu karakteristik masyarakat modern adalah tidak percaya takhyul. Anggapan modern semacam itu tidak selalu benar. Dalam sebuah artikel di Smithsonian Magazine,Februari 1987, berjudul “Triskaidekaphobia” (ketakutan terhadap angka 13). psikososiolog Paul Hoffman melaporkan hasil risetnya bahwa akibat phobia dengan nama ruwet itu, setiap tahun Amerika Serikat dirugikan minimal satu biliun dolar AS akibat absenteisme, pembatalan perjalanan darat, udara, dan laut, sambil memerosotkan kinerja ekonomi, industri, dan bisnis pada setiap tanggal 13 setiap bulan, apalagi bila kebetulan jatuh pada hari Friday! Tidak heran, film “Friday The 13th” begitu laris dikonsumsi di Amerika Serikat, sampai diproduksi serial beruntun.Beberapa insan paling maha kaya raya, seperti Paul Getty, sampai pun Presiden AS, seperti Franklin Delano Roosevelt. selalu tegas menolak hadir dalam acara resmi yang dihadiri tiga belas orang.

Bijak Hari Ini

Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi.

(Ernest Newman)

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here