Tuan Muda Duda #10

0
78
views
Tuan Muda Duda

Athar semakin semangat berkerja bahkan dia selalu berkhayal tentang keluarga bahagia.

“Alhamdulillah, hari ini lumayan juga dapat hasilnya,” ucap Athar setelah menghitung uang berwarna pink dan biru.

“Putri pasti sangat senang aku pulang bawa uang banyak begini,” lanjutnya senang yang tidak terkira.

Hari sudah beranjak sore Athar dengan semangat menjalankan motornya untuk segera pulang.

Setelah sampai rumah Athar disambut oleh istri dan buah hatinya dia bertambah senang. Putri membawa segelas air putih dan menyodorkannya pada Athar.

“Gimana bang hari ini lancar nggak?” tanya Putri seperti biasa kalau Athar pulang pasti uang yang ditanyakan.

“Alhamdulillah dek hari ini rejeki kita ada,” jawab Athar halus.

Melihat Putri yang tidak sabar Athar segera mengambil uang di dompet kecilnya lalu memberinya pada Putri. Mata Putri membulat sempurna saat melihat uang yang ada di tangannya secepat kilat dia menghitung uang tersebut.

“Banyak sekali bang, ini serius uang bang?” tanya Putri tidak percaya setelah menghitung uang yang berjumlah satu juta bagaimana Putri tidak kaget biasanya juga Athar membawa uang paling banyak dua ratus ribu itu pun hanya beberapa kali. Putri tidak hentinya tersenyum memandang uang itu.

“Iya dek, mungkin itu rejeki anak kita,” ujar Athar.

Seketika Putri menghentikan aksinya wajah yang tadi senyum semrigah mendadak menjadi tidak bersahabat.

“Rejeki ya rejekilah bang kok pake bawa-bawa anak, yang namanya rejeki ya tetap rejeki nggak ada sangkut pautnya dengan anak,” balas Putri sewot.

“Memang adek nggak tahu sama pepatah banyak anak banyak rejeki,” pungkas Athar.

“Halah itu mah zaman kuno mana ada pada zaman now sekarang,” jawab Putri tidak mau kalah.

Seperti ada benih kebencian di hati Putri kalau membahas tentang anak meski yang dibilang Athar itu benar. Namun, dia tetap tidak mengindahkan.

“Sudahlah berdebatnya mending abang mandi, ihk bauk,” ketus Putri sambil menutup hidungnya.

Wklekkk ….

Bersambung

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here