Seindah Senja #26

0
97
views
Seindah Senja

Senja memasuki rumahnya dan langsung kekamar, rendra yang melihat itu hanya menghembuskan nafasnya pasrah. Istrinya itu terlalu baik sama org, sampai-sampai selalu disakiti tapi masih saja memberikan hati. Batinnya.

Laki-laki itu diam disofa ruang tamu, entahlah ada yang mengganjal hatinya saat ini.sifat senja terasa berbeda dari biasanya. Mood istrinya itu kadang baik, buruk kadang juga tak dapat ditebak.

Baru saja rendra memejamkan matanya tapi suara pembantu dirumahnya mengagetkan dirinya. Dan perkataannya itu manjadi panik menuju ke tempat senja.

‎”Maaf pak, bu senja pingsan didepan kamar”ucapnya panik.

Rendra berjalan cepat dan benar senja-nya berbaring disana.

‎”Bi, saya antar senja kerumah sakit .jaga rumah ya bi. “Tuturnya datar. Tapi ada nada gelisah juga.

‎Setelah melihat pembantunya mengangguk. Rendra menggendong senja dan memasukkannya kedalam mobil bagian belakang.

Mengambil alih mobil dan menyetir cepat ke rumah sakit.

‎”Ada apa denganmu lagi senja”gumamnya

‎Rendra menatap dokter didepannya. Setelah beberapa menit tadi akhirnya dirinya sampai di rumah sakit. Dan sekarang dokter mengatakan bahwa senja sedang mengandung.

‎Rendra mengerutkan keningnya. Entahlah bibirnya seakan beku. Wajahnya tetap datar. Dokter yang ada dihadapannya sampai heran. Dimana bahagianya org ini, bukannya senang istrinya mengandung tapi malah ketus begini. Batinnya.

‎”Pak. Kenapa. Bukannya senang istri anda mengandung”tanyanya

‎”Tapi dok, bagaimana bisa”jawabanya dengan ambigu

‎Dan kini dokter dihadapannya yang heran. Apa maksudnya. Tentu saja bisa. Batinnya

Melihat dokter kebingungan. Rendra berdehem pelan.

‎”Begini dok. Selama beberapa minggu terakhir istri saya tdk memperlihatkan tanda-tanda kehamilan. Jadi maksud saya. Bagaimana bisa”ucapnya memperbaiki ucapannya tadi. Rendra lupa di hadapannya ini bukan senja yang tau semua mengenai setiap ucapannya walaupun 2 kata saja.

‎Dokter yang berumur 30 tahun itu tersenyum maklum “memang bisa seperti itu pak, sebagian ibu hamil tdk mengalami tanda-tanda yang seperti biasanya “jelasnya.

‎”Baiklah dok. Terima kasih” rendra berdiri dan menyalami dokter pria tersebut saat ingin berbalik ia lupa sesuatu

‎”Apakah bisa pulang “tanyanya

‎Dokter yang bername tag aryo itu mulanya bingung tapi sepersekian detik kemudian ia mengerti”boleh, setelah sadar nanti boleh dibawa pulang, dan oh iyya ini resep vitamin untuk bu senja tolong ditebus. “Aryo menyerahkan secarik kertas dan hanya dibalas anggukan oleh rendra dan berlalu pergi.

Dokter itu hanya tersenyum dan duduk kembali .mungkin setiap org punya cara untuk membahagiakan dirinya sendiri dan bisa saja dengan cara dingin seperti itu. Batinnya.

Rendra menatap wajah tenang senja yang masih terlelap. Dan matanya menatap perut rata senja. Disana bayinya ada. Anaknya dengan senja akan tumbuh disana

.membayangkan badan senja akan berubah.
Laki-laki itu tersenyum. Astaga masa depan mereka akan Indah dengan hadirnya anak mereka.

“Kak endra kok senyum sendiri “tanya senja.

Rendra tersentak dari lamunanya. Ternyata senja sudah sadar.

‎”Enggak apa-apa “jawabanya.

‎”Saya kenapa “tanyanya lagi

‎”Hamil”jawab rendra singkat

‎”Aaahhh”senja melongo, jawaban macam apa itu.

Rendra berdiri. Lalu memeluk senja “kamu sedang hamil anak kita”ucapnya lembut.

‎Senja tersentak. Hamil katanya. Senja mengeratkan pelukannya. Ia bahagia. Sungguh bahagia.

‎”Kita pulang ya”tuturnya lalu mengurai pelukannya. Membimbing senja berdiri. Administrasi rumah sakit sudah dirinya urus. Rendra tau senja sedang bahagia sekarang.

‎”Jangan terlalu memikirkan apapun “dan senja hanya mengangguk mengerti.


Jika bacaan ini layak untuk di bagikan/share. Silahkan klik tombol/menu media sosial di bawah ini dan jangan lupa like juga ya, agar penulis menjadi bersemangat dalam menghasilkan karya-karyanya yang berkualitas.

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here