Our Secret #08

0
67
views

“Hari ini kamu saya perkenalkan dengan seseorang .Dia begitu berarti dalam hidup saya.perempuan yang membuat saya bahagia .Dia istri saya ..”

Utami bingung menerima pesan Hasan .Istri..? Apa ada rahasia lain lagi ,Hidup Hasan selalu penuh misteri dan kejutan.Siapakah dia,apa punya istri selain istrinya yang di Pakistan .Penasaran kian mengganggu utami.Namun dia tak bisa bertanya karena rasa malunya.Hanya menunggu Hasan mengirim video atau photo padanya .

Panggilan Hasan masuk.

“Why call me ..?”
“Wich…”

Utami dibikin kesal .Katanya mau memperkenalkan istrinya malah menelponnya.

“Sekarang dia ,kamu lihat di layar monitor .Dia itu kamu ..dia sedang menelpon suaminya…”

“Hasan ..”Suara Utami tercekat ditenggorokan .Harapanmu terlalu muluk.

“No..kumohon jangan katakan itu .Kamu bisa memiliki 3 istri lagi Hasan .Karena kamu seorang ikhwan .Sedangkan aku hanya bisa memilih satu ikhwan dalam hidup.Allah telah memilihkan seorang terbaik dalam hidupku .Suamiku .Aku bahagia dengannya .lupakan pikiranmu itu.

“Lalu apa arti aku bagimu ..?”
“Tak mau kah kau selamanya bersamaku..”

Pertanyaan itu menusuk tajam di jantung dan ulu hati Utami .Benar siapakah Hasan baginya.Bukan seorang adik ,bukan seorang kawan dekat,bukan pula kekasih apalagi suami .Tapi utami paling perduli dengannya .Ketika melihat Hasan sakit serasa raganya yang sakit.Utami pun tak pernah mau disebut memiliki hubungan apapun dengannya .

“You are my family ..”

Hanya jawaban itu yang akhirnya mampu terlontar

“Keluarga ada selalu bersamamu dalam suka dan duka .Tak akan meninggalkanmu sebetapa marah dan kesal.Akan bahagia jika kamu bahagia .Terluka jika kau terluka.its me ..”

“Bagaimana jika sumber bahagia dan tangisku adalah kamu ..mau kah kau membahagiakanku..?”

“You no need me ..?”
“Kamu berpikir begitu karena kamu sendiri,dinegeri asing dan aku selalu ada untukmu.Jika kamu kembali ke pakistan kamu tak membutuhkanku lagi .Disana ada istri dan anakmu ,ada teman sejatimu .Kamu tak lagi membutuhkanku saat kau kembali…”

Hasan terdiam .Kenapa begitu sempit pemikiranmu .Kau bukan pengganti.Kau kini yang mengisi hampir 90%hatiku .10 % adalah untuk keluargaku dan sahabatku .Maaf tapi itu kenyataannya .

“Carilah perempuan lain jika istrimu tak mampu membahagiakanmu .Kamu berhak mendapatkan 3 lagi .
Sayang itu bukan aku.Hapus daftar namaku dalam benakmu..”

“Aku tak butuh yang lain .Aku hanya membutuhkanmu .Menginginkanmu..jangan katakan wanita yang lain .Disini hanya ada kamu dan aku ..” balas hasan
“Mengapa kau berpikir seperti itu…”

“Kamu dan aku selamanya takan menjadi kita .Aku tak mau kehilangan keluargaku .kau pun sama ,mereka teramat berarti buat kita .Aku tak mau jadi duri dalam hidupmu.Tapi kau bisa mencari lain hati tapi hatiku telah Allah pilihkan hanya untuk pasanganku .Cinta sejati adalah pasangan kita .Entah harus menyebut apa nama hubungan kita ..pergilah .lupakan perasaanmu .Kamu akan dapatkan seseorang yang lebih baik lagi dariku .Kamu masih bisa memilih yang lain .
Sementara aku memilih setia.”

Ucapan Utami melukai Hasan meski disadari semua ucapannya benar .Hasan berharap seminggu sebelum kepulangannya ingin menghabiskan seluruh waktunya dengan Utami .jika dia kembali waktunya untuk keluarga .Sangatlah sulit jika harus menghubungi utami ketika dia kembali.Kini utami malah memberinya jarak .kembali Hatinya teriris perih .

..

Maafkan Hasan jika mulai kini kubuat jarak .Hubungan kita adalah sebuah kemustahilan .maaf jika ini melukai tapi kau harus kembali dengan hati yang utuh .Lupakan kau pernah membaginya untukku.Fokuslah habiskan waktumu untuk keluargamu .Jangan ada namaku saat kau ada disana .Maafkan ini yang terbaik..

Tuhan jika sebuah rasa adalah pilihan ijinkan aku untuk memilih tidak mencintainya .

Tuhan jika sebuah taqdir bisa kutulis ,ijinkan aku menghapus coretan tentang dia dalam catatan hidupku .

Utami bertekad kuat untuk melupakan hasan .Mampukah …?


Jika bacaan ini layak untuk di bagikan/share. Silahkan klik tombol/menu media sosial di bawah ini dan jangan lupa like juga ya, agar penulis menjadi bersemangat dalam menghasilkan karya-karyanya yang berkualitas.

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here