My Bos… I Love U #05

0
5996
views

Bagian lima


Reyhand dengan menahan senyum agar tidak mencuat masih menikmati reaksi wajah nadia Kasih Ayunda yang merah merona,mulut menganga,mata membulat lebar.
Sedetik kemudian mereka disadarkan dengan suara wanita yang cukup menggema disekitar ruangan
“reyhaaaand..”
Sipemilik suara menyenggol pundak nadia hingga gadis itu sedikit bergeser dengan cara terhuyung,wanita itu sekilas melirik nadia dengan pandangan acuh.
Sejenak nadia terkesima dengan penampilan wanita yang menyenggolnya.
Cantik,langsing rambut sebahu bergelombang,dengan busana cukup mencolok,dres sebawah lutut warna merah dengan tali lengan spagheti dan model punggung sedikit terbuka.
“bajunya kaya kurang bahan”
Bhatin nadia,sambil cepat berlalu dari ruangan itu,takut bosnya kembali berubah fikiran untuk memecatnya.
“Riska..!”
Wanita yang bernama Riska dengan sigap memeluk reyhand
“rey,aku kangen banget sama kamu”
Rengek riska dengan suara manja.
“kapan kamu datang dari singapore? kenapa tak mengabariku setidaknya aku bisa menjemputmu ke bandara”
“supraise rey,sengaja aku ga memberi tahumu ingin buat kejutan ke kamu”
“tapi,,kenapa aku tidak terkejut dengan supraisemu,karena kamu sudah terbiasa seperti itu”
“iihhkk,jahat kamu rey”
Riska mengerucutkan bibirnya dengan laga manjanya,rey hanya tersenyum simpul
“rey..”
“hhmmm”
“iihk sebel orang kangen jauh-jauh datang dari singapore,malah dicuekin siih”
“sorry ris aku agak sibuk”
Rey menanggapinya dengan mata dan tangan fokus kelayar laptopnya.
“reeeyyy..”
Riska merajuk kesal dengan sikap cuek reyhand
“ok,ok”
Akhirnya pemuda itu mengalah, dengan segera menutupkan laptopnya,riska tersenyum senang
“gitu doong,peka dikit napa sih?”
“iya,iya sayang trus kamu mau apa?”
Riska semakin memasang wajah gembira saat pemuda itu memanggilnya sayang,sebutan yang langka untuk seorang Riska yang teramat mencintai sosok cogan seperti rey..
“aku mau kau ajak keliling mall milikmu ini rey,kan kamu udah janji kalau aku pulang dari singapore mau ajak aku jalan-jalan keliling mall ini”
“ya sudah ayoo aku ajak kamu keliling sampai pusing”
Riska bergelayut manja ditangan rey.
Rey hanya mengedikkan bahunya.

***

Fikiran Nadia Kasih Ayunda masih seputar kata-kata pak bosnya,tanpa sadar dirinya telah berada didekat adilla.
“dari mana pak bos tau aku mau bikin dia jadi bubuk ya..?”
Bhatinnya.
“nadiaa,gimana nasibmu,kamu ga dipecatkan? trus motormu juga apa sudah dapat ganti rugi?”
“aduuhh dill,satu-satu dong kalo nanya,pusing aku jawabnya”
“hihihi,abis aku penasaran,tadi kamu lama sih sama pak rey”
“dill akuu..”
Nadia menggantungkan kalimatnya wajahnya dibuat lesu,sontak wajah Nurfadilla berubah sedih dan cemas,diapun memeluk nadia dengan perasaan iba.
“sabar ya nad,mungkin kamu ga cocok kerja disini”
Nadia mencoba menahan tawa,melihat mimik muka sahabatnya yang begitu bersedih,bahkan matanya terlihat mulai berkaca
“kamu kenapa sih dill pake mewek segala?”
“iihhkk kamu nad,aku kan sedih kamu dipecat dan kita ga jadi bareng-bareng dong”
“emang siapa yang mecat aku dill..?”
“maksudmu nad?”
Adilla mengerutkan kening melihat nadia menahan tawa
“Nadiiaaaa…”
Nadia terpingkal-pingkal menatap muka sahabatnya yang merah padam dengan wajah cemberut adilla menyubit nadia berkali-kali saking gemas merasa tertipu oleh sahabatnya.
“aduuhh ampuun dill sakit hihi”
Tawa nadia tiba-tiba berhenti,matanya melihat dua pasangan pria tampan dan wanita cantik nan sexi menuju ke arahnya
“pasangan yang serasi” bhatinnya.
“nadia”
“ah eehh i iya pak bos
Nadia gelagapan saat tahu yang diperhatikannya sudah berdiri didepannya.
Reyhand menyunggingkan senyum kecil nadia memanggilnya dengan sebutan pak bos.
“aku lupa tadi,tentang motormu,pulang nanti bawa motormu ke bengkel,masalah biaya aku yang tanggung jawab”
“baik pak bos,terima kasih banyak”
Nadia melirik ke arah Riska yang masih mengaitkan tangannya dilengan reyhand lalu mengangguk hormat ke arah gadis sexi itu,namun dibalas senyuman sinis dengan tatapan yang merendahkan.
“kamu sudah selesai rey?”
“iya,,”
Riska menarik tangan rey untuk segera menjauh dari tempat itu.
“Dilla..”
“hhmm,,apa nad?”
“kamu tahu cewek itu? siapanya pak bos?”
“itu bu riska,selama ini kuliah model disingapore,kalo hubungannya sama pak rey sih aku ga tau nad”
“tapi kalo dilihat dari sikap bu riska sepertinya mereka pacaran ya dill”
“mungkin..”
Nadia mangut-mangut matanya terus menatap kedua insan itu hingga lenyap dari pandangannya.

Baca selanjutnya

Kembali ke bagian empat

Silahkan Komentar
Berita sebelumyaPenyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya
Berita berikutnyaMy Bos… I Love U #06
Jadikan imajinasi kita membawa kesuksesan dalam bentuk tulisan yang bisa membawa hati para pembaca merasa berada dalam dunia yang kita ciptakan. Jika kita bermimpi jadi seorang penulis wujudkan tanpa ragu dengan kerja keras kita, dengan imajinasi kita untuk pencapaian yang terbaik bagi seorang penulis. Tak ada yang tak mungkin jika Tuhan menghendaki.
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here