Malaikat Tak Bersayap #03

0
179
views

” yeaaaayyyy…” teriak Vita

ternyata, jam sudah menunjukkan pukul 17:00. aku bergegas merapikan meja kerjaku yang penuh dengan berkas-berkas berserakan, tak lupa aku pun merapikan diri merapikan bajuku, rambutku yang sedari tadi aku campakkan karna banyaknya berkas yang harus aku selesaikan .

“daaah..kak, jangan lupa ..Rahmat mau jemput ..”
“aku duluan yah..”teriak Vita dari kejauhan dan berlari ke arah pintu depan

“siip..” jawabku singkat

tiba-tiba saja dada ini berdetak begitu kencang, tak sabar lagi ingin segera bertemu dengan Rahmat.

aku berjalan menuju arah pintu depan ,kulihat ada seorang pria berjaket kulit hitam sedang duduk di atas motor dan sedang memegang hp, rupanya itu Rahmat. tak lama aku mengamati nya, tiba-tiba hp ku berbunyi..ternyata sebuah pesan dari Rahmat, yang isi nya
“hai mia.. aku sudah di depan kantormu nih, kamu dimana”.
“oiya, bentar lagi nyampe kok” balasku
“aku jemput kamu pakai motor , mobilku lagi di bengkel.”balasnya lagi
“iya ..nggak apa-apa kok “. balasku

Dan sesampainya aku di parkiran, kulihat Rahmat sedang tersenyum dan memandangku..

“jadi anterin aku pulang nggak? tanyaku sambil menepuk pundaknya

“oh..iya, jadi dong” jawab Rahmat grogi,
aku pun tersenyum,’ kalau saja dia tau aku juga merasakan apa yg dirasakan Rahmat’. ucapku dalam hati

aku naik ke atas motor dan Rahmat mulai menghidupkan mesin motornya,

“siap”,  tanya Rahmat dengan senyuman andalannya, yang mampu meluluh lantahkan hati ini

“siap ” ,jawabku
akhirnya kita berdua pergi dari parkiran itu, segera menuju rumahku yang lumayan jauh dari kantor. ternyata di perjalan hujan turun begitu deras ,tak jauh dari situ ada sebuah cafe .dan tak berfikir panjang Rahmat membawaku ke cafe itu.

” kita berhenti di sini dulu yah..lumayan sambil menunggu hujan reda, kita bisa pesan minuman hangat,” ucap Rahmat tersenyum

“iya.. boleh, aku mah terserah kamu aja” . jawabku dengan membalas senyumannya

tak berapa lama minuman yang kami pesan pun datang, kita berdua minum kopi hangat dekat jendela cafe yang pemandangannya dekat dengan jalan raya.

“kamu nggak ada yang marah kalau aku jemput setiap hari?” tanya Rahmat, dengan pertanyaan umum seorang pria yang secara tidak langsung ingin tahu apakah aku sudah memiliki pacar atau belum.

Aku tersenyum, “siapa yang bakal marah , orang aku baru aja putus sama pacarku”. jawabku

“Loh, kenapa, udah berapa lama?”. tanya Rahmat penasaran

“udah 8 bulan ..dia lagi deket sama cewek lain, nggak tau lah , aku males bahas dia ,” jawabku sedikit melamun

“ohh..maaf ya mia.. aku nggak tau masa lalu kamu pahit.., Vita nggak pernah cerita ke aku “. ucapnya sembari tangannya memegang tanganku,

“yang aku tau kamu itu baik, dan selalu ngutamain orang-orang di sekekliling kamu biar mereka bahagia. wlaupun kamu lagi kesusahan”.tambahnya

“hahaha, Vita itu jangan terlalu di dengerin , dia mah suka ngelebih-lebihin..”jawabku malu

Dan hujan pun berhenti, kita berdua melanjutkan perjalanan .sesampainya di rumah, aku perkenalkan Rahmat ke papa mamaku kebetulan mama papaku sedang ada di rumah. karena kemarin sewaktu pertemuan pertama dengan Rahmat, mama papaku sedang keluar kota, dan Rahmat langsung berpamitan pulang

“mah, pah..kenalin ini Rahmat..”ucapku sambil tersenyum manja

” ohh..jadi ini yang namanya Rahmat”..ucap mamaku sambil menyenggolku dan alisnya naik turun..

“iya .. om tante , saya Rahmat. dan mau sekalian pamit pulang . udah malem om tante..ucap Rahmat sambil cium tangan mama papaku

“Loh..kenapa nggak nanti aja, kan baru sampai”.ucap papaku

“nggak enak om, udah malem..tadi sempet berhenti juga sih om di cafe, nunggu hujan reda ..”

“ohh..ya sudah kalau begitu, hati-hati di jalan yah. terimakasih sudah mengantarkan mia pulang”.ucap papaku lagi sambil menepuk pundak Rahmat

“iya..om..assalamualaikum..” ucap Rahmat

“makasih yah ..Rahmat, “ucapku dengan senyuman

Rahmat hanya membalasku dengan senyuman, senyuman andalannya…dan Rahmat pun perlahan menghilang dari pandanganku.

“mhh..pantes aja anak mama nih senyum-senyum terus dari kemarin, Rahmat nya cakep gitu kok..keliatannya juga dia anak baik-baik.” ucap mamaku setengah menggoda

“nggak kaya siapa tuh yang kemarin, yang nyebelin.” tambah nya

“ih..mama apaan sih..udah nggak usah di inget-inget lagi diamah. udah mia kubur dalem-dalem perasaan mia sama dia”.jawabku tertawa sambil berjalan meninggalkan mama dan papaku.

aku memasuki kamarku dan segera ke kamar mandi membersihkan badanku yg sedikit basah terkena hujan.
setelah itu aku merebahkan tubuhku di atas tempat tidur, dan membaca novel favoritku . tiba-tiba suara hp ku berbunyi

“hai mia..”.ternyata Rahmat yg mengirim pesan
“lagi apa?” tambahnya

“lagi tiduran aja ,kamu udah nyampe rumah?’ balasku

“udah.”balasnya lagi

“ohh..” balasku singkat

“maaf ya..kencan nya batal, hehe..”balas nya

“nggak apa-apa kok, kan tadi hujan..” balasku

“kamu besok aku anterin ke kantor yah, aku jemput jam 7 pagi, gimana?” balasnya lagi

” oke Rahmat, tapi nggak ngerepotin kan?” balasku

“masa ngerepotin, yang ada aku seneng bisa anter jemput kamu ke kantor, jadi tukang ojeg kemana-mana juga nggak apa-apa , hehe..” balas nya lagi

“hehe.. kamu bisa aja, jangan jadi tukang ojeg dong, jadi ksatria berkudaku aja.. “balasku

“hehe.. kenapa ya.. cuma sms kaya gini aja sma kamu, kok rasanya seneng banget.” balas nya

“masa sih, sama dong..hehe, ” jawabku sambil ketawa-ketawa sendiri dan gulingku menjadi sasaran tanganku, sasaran aku remas-remas .karena saking grogi nya, saking senang nya bisa saling berbalas pesan malam itu.

“ya udah, tidur gih udah malem.. sampai ketemu besok ya..” balas nya.

“iya..Rahmat, bye..”balasku

‘hmmm…mudah-mudahan besok nggak hujan, pengen cepet-cepet pagi deh jadinya’…ucapku dalam hati..

“selamat malam seluruh alam”.. ucapku dan perlahan mataku mulai menutup.


Jika bacaan ini layak untuk di bagikan/share. Silahkan klik tombol/menu media sosial di bawah ini dan jangan lupa like juga ya, agar penulis menjadi bersemangat dalam menghasilkan karya-karyanya yang berkualitas.

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here