Ketulusan Cinta di Balik Cadar #15

0
69
views

Kejujuran


Aku menangis di pelukan ustadz Dimas, ia memelukku dengan erat dan penuh kasih sayang. Ia menenangkan diriku.

“Sudah Humairah jangan menangis, kamu tenang, cerita sejujur-jujurnya dengan saya.” ucap ustadz Dimas sembari membelai rambutku yang masih basah.

Ku pikir ustadz Dimas marah namun ternyata tidak, malah sebaliknya ia memeluk dan ingin melindungi diriku.

Sangat berat untuk aku menceritakan segalanya kepada ustadz Dimas namun ia berhak tahu apa yang terjadi denganku dan kejadian itu. Melalui sebuah pesan yang aku tulis aku memberitahu segalanya kepada ustadz Dimas, imamku.

“”””

Setelah membaca pesan tersebut dan mengetahui semua yang pernah terjadi dengan diriku. Raut wajah ustadz Dimas terlihat begitu sedih, matanya berkaca-kaca.

Ia menatap wajah, lalu bertanya.

“Siapa yang tega melakukan itu Humairahku?”
Ketika hendak menulis, ingin memberitahunya jika orang yang adalah adiknya Sendiri, Alvaro. Tiba-tiba ada seseorang mengetuk pintu kamar.

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here