Ketulusan Cinta di Balik Cadar #08

0
98
views

Hancur


Kondisiku masih lemah, kepala terasa pening. Ingin rasanya aku menghidari Alvaro yang semakin dekat denganku, ingin rasanya aku berteriak namun tak bisa karena suaraku tak keluar.

Ku melawannya dengan sisa tenaga saat Alvaro ingin melihat paras wajahku. Entah apa yang ada di dalam benaknya, entah apa yang membuat Alvaro seperti ini kepada diriku, apa karena ia merasa penasaran dengan paras wajahku atau ada maksud lain aku tak mengerti.
Alvaro terjatuh karena dorongan ku, ia tampak kesakitan dan kesal. Tidak ada pilihan lain aku harus kabur darinya.

“Ira tunggu!” teriaknya melihat ke arahku dan bangun.

“”””

Suasana rumah sakit sedang sepi. Para pasien mungkin sudah tidur tidak ada orang berlalu lalang keluar masuk rumah sakit untuk menjenguk karena jam untuk menjenguk telah usai.
Ku lihat petugas keamanan tidak ada. Aku pun melangkah pelan-pelan menuju ke luar rumah sakit. Aku dikejutkan dengan Keberadaan Alvaro yang sudah berada di belakangku.
ingin rasanya aku berlari menghindar dari Alvaro namun rasa ku tak mampu. Tubuhku terasa semakin lemas.

“Ayo, ikut gue!” Bentaknya dengan tatapan mata yang tajam, menarik tanganku dengan kasar membawa aku ke mobilnya.
Air mata menetes. Aku sangat takut dengan sikap Alvaro.
“Ustadz Dimas tolong saya.” Batinku, Berharap ustadz Dimas kembali ke rumah sakit dan menolong diriku.

“””

Di dalam mobil. Ku hanya menangis duduk disamping Alvaro yang sedang menyetir mobil dengan kecepatan tinggi, entah kemana ia ingin membawa aku.

Kepalaku terasa sakit, pandanganku kabur.

“”””

Keesokan harinya. Ku membuka mata. Terlihat Cahaya matahari dari jendela. Aku melihat sekelilingku, terdapat barang-barang milikku yang berantakan.
Sontak aku bangun air mata menetes.

“Aku dimana, apa yang terjadi denganku.” batinku.
Aku begitu terkejut saat pintu kamar terbuka. Langkah kaki Alvaro mendekat.
“Lo sudah bangun.” Alvaro tersenyum menatap aku lalu duduk.

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here