Istri Nyebelin #32

0
112
views

Si kecil Aresha


“Aresha,” ujar Sakira.

“Setau aku itu dari bahasa arab, artinya naungan,” sambung Sakira.

“Masyaallah, nama yang cantik,” ujar Ibu mertuanya.

“Iyalah Bu, istri aku gitu.”

“Iya Nak, kamu emang pintar cari istri.”

Sakira yang mendengar perkataan mereka langsung tersipu malu, pipinya kian memerah, dan senyum-senyum sendiri.

“Kalau nama belakangnya apa?” tanya Ayah Azka.

Sakira dan Azka pun berpikir kembali, mengenai nama belakang sang putri.

“Kalau Sabiya gimana?” usul Azka dan dianggukan oleh Sakira.

“Setau aku artinya pagi hari.”

“Wah, bagus juga tuh Kak,” ujar Maura.

“Berarti namanya Aresha Sabiya yah?” tanya Jumi.

“Iyalah, masa Aresha Juminten sih!” celetuk Azka.

Sontak saja semua orang yang berada di sana tertawa, kala mendengar ucapan Azka.

“Kalian ini ada-ada saja,” ujar Ibu Sakira.

“Biasalah Bu, kalau di rumah juga Azka tuh kayak gitu orangnya,” jawab Sakira.

“Ekhem, kayak gitu gimana?” Azka berdehem.

“Yah gitu, bercanda mulu.”

“Kamu juga sama kali, apalagi nih kamu yang suka mulai duluan,” ujar Azka.

“Gak! bukan aku yang duluan kok,” elak Sakira.

“Kamu! Terus kamu yang paling nyebelin.”

“Aduh, udah-udah kalian ini gak di mana-mana gitu kelakuannya.” ujar Ibunda Sakira.

“Ingat umur ya, sekarang kalian udah punya anak,” sambung Ibunda Azka yang sedang menggendong sang cucu.

“Iya maaf bu,” ujar mereka bersamaan.

***

“Ooaaa … oaaa … ”

Terdengar suara tangisan si kecil Aresha yang mulai terusik. Saat gendongannya beralih kepada Azka.

“Aduh sayang … kamu kenapa,” tanya Azka.

“Gak mau digendong sama kamu kali,” celetuk Jumi.

“Mana mungkinlah, aku kan ayahnya. Kalau digendong sama kamu baru dia gak mau.”

“Idih,” jawab Jumi.

Tiba-tiba tangisan putri kecilnya pun makin menjadi-jadi.

“Coba kasih ASI aja, mungkin dia lapar,” usul ayah Sakira.

“Oh iya, kenapa gak kepikiran dari tadi,” jawab Azka.

Akhirnya Azka pun membawa putri kecilnya itu pada Sakira. Lalu Sakira pun memberinya ASI. Benar saja, saat itu pula putri kecilnya tak menangis lagi.

***

Akhirnya setelah beberapa lama di rumah Sakit, Sakira dan buah hatinya boleh pulang ke rumah. Betapa bahagianya mereka, karena keluarga mereka semakin lengkap atas kehadiran Aresha.

Tak lupa keluarga mereka pun menginap untuk beberapa hari di sana. Karena sakira baru saja selesai melahirkan, pasti tidak mampu untuk mengerjakan pekerjaan rumah, dan juga untuk keperluan putri kecilnya.

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here