Istri Nyebelin #15

0
118
views

Ada Masalah?


“Oke oke,” ujar Azka.Akhirnya Maura pun pergi meninggalkan Azka, dan kembali ke dalam kamar.

“Kak, mau tau gak?” ujar Maura kepada Sakira seraya duduk di tepi ranjang.”Mau tau apa?” tanya Sakira.

“Jadi gini, tadi kan aku abis dari kamar mandi, dan ngelihat Kak Azka lagi ngelamun.” “Terus? Kenapa kalau dia ngelamun?” tanya Sakira lagi.”Kayaknya ada yang Kak Azka pikirin tuh,” jawab Maura.

“Hmm … mikirin apa yah?” “Gak tau Kak, tadi aku tanya juga ngejawabnya ngasal gitu,” “Yaudah deh gak papa, nanti kakak tanya sendiri sama Kak Azkanya.

“”Iya Kak,” ujar Maura.

“Oh yah, nanti kamu sama Ibu tidurnya di kamar bawah,” sambung Sakira mengalihkan pembicaraan.”Siap Kak,” jawab Maura seraya hormat kepada Sakira bak sedang upacara.

***

Kini pagi yang indah, berubah menjadi malam yang tentram dan sunyi.

Semua orang sudah tertidur pulas tak terkecuali dengan Sakira dan Azka.

Mereka memang sudah terbaring di atas ranjang, namun mata mereka belum terpejam.

“Kamu kenapa? Kok ngelamun terus,” tanya Sakira mencairkan keheningan kala itu.

“Hah. Aku gak papa kok,” ujar Azka sedikit kaget, tatkala Sakira memulai pembicaraan.

“Yang benar?” tanya Sakira memastikan.

“Iya aku gak papa kok, sekarang mending kita tidur aja udah larut banget nih,” titah Azka.”Yaudah deh,” Sakira pun memejamkan matanya dan tertidur, dan diikuti oleh Azka.

***

Hari berlalu begitu cepat, sudah tak terasa Maura dan sang Ibu sudah tiga hari berada di kediaman Sakira.

Dan kabar baik pun menyelimuti keluarga mereka, karena kondisi Sakira yang sudah pulih kembali. Dan kini saatnya mereka berpamitan.”Nak, Ibu pulang yah,” ujar sang Ibu yang berada di ambang pintu.

“Yah, kenapa pulang sekarang sih. Bu,” tanya Sakira.

“Kan kamu sekarang udah sehat lagi, dan kalau lama-lama di sini kasihan bapak, di rumah sendirian.”

“Iya Bu, hati-hati yah,” ujar Sakira seraya mencium punggung tangan wanita paruh baya itu.”Iya Nak.

Ibu pamit yah Nak Azka, Ibu titip Sakira ke kamu.”

“Iya Bu,” ujarnya seraya menyalami punggung tangan Ibu mertuanya.

“Maura juga yah,” ujarnya seraya memeluk Sakira dan bersalaman dengan Azka.”Assalamualaikum,” ujar Maura dan sang Ibu bersamaan.

“Waalaikumsalam.”

“Yah, mereka udah pulang.

Sekarang kita ngapain?” tanya Sakira kepada Azka.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here