Istri Nyebelin #13

0
89
views

Mengejutkan


“Ra, hati ini kapan saja bisa terbolak-balik. Karena hanya Allah yang dapat membolak-balikannya,” ujar Azka masih memeluk tubuh Sakira.
“Makasih, kamu udah hadir di hidup aku, dan menjadi pemimpin untuk ‘ku.”
“Iya Ra, gue janji bakal dampingin lu terus,” ujarnya seraya melepaskan pelukan.
“Janji?” ujarnya seraya mengacungkan jari kelingking.
“Janji,” jawab Azka seraya mengacungkan jari kelingking dan mengikatkan ke jari kelingking Sakira.

***

Tok … tok … tok …
“Mau ke mana?” tanya Azka kepada Sakira, karena ia berusaha untuk bangun dari posisi tidurnya.
“Mau bukain pintu,” jawabnya.
“Ada tamu emangnya?” tanya Azka lagi.
“Kamu ini yah, selalu aja gak dengar kalau ada yang ngetuk pintu,” ujarnya tersenyum.
“Hehe maaf. Yaudah biar gue aja yang buka pintunya, kamu istirahat aja!” ujarnya beranjak pergi.
“Iya,” jawab Sakira.
Azka pun berjalan menuruni anak tangga, dan menemui seseorang yang ada di balik pintu, ia pun membuka pintu perlahan.
“Assalamualaikum. Nak Azka,” ujar wanita paruh baya tersebut.
“Waalaikumsalam, Ibu kok cepat banget sampai ke sininya?” tanya Azka seraya mencium punggung tangan sang Ibu mertua.
“Iya Nak, tadi gak ada kendala di perjalanannya jadi alhamdulillah cepat sampai,” jelas Ibu mertua.
“Oh iya Bu. Eh ada Maura juga,” ujar Azka seraya melihat ke arah Maura yang berada di belakang sang Ibu.
“Iya kak,” jawab Maura.
“Yaudah ayo masuk Bu, Maura,” ajak Azka, dan di anggukan oleh ke duanya.
Mereka pun tak mau mengulur waktu, jadi mereka langsung menemui Sakira yang terbaring di atas ranjangnya.
Namun, Azka tak ikut masuk ke dalam kamar, karena ia tak ingin mengganggu pertemuan antara anak dan ibu.
“Sakira,” ujar sang Ibu menghampirinya, seraya memeluk putri sulungnya itu.
“Ibu,” Sakira membalas pelukannya.
“Aku kangen sama Ibu,”
“Ibu juga Nak,” jawab sang Ibu.
“Oh yah, Bapak mana Bu?” Tanya Sakira seraya melepaskan pelukan.
“Bapak kamu ada di rumah, soalnya kalau ikut siapa yang jaga rumah, dan juga perkebunan.”
“Oh iya Bu,”

“Maura, kamu sekarang nginap yah?”
“Emang gak ganggu nih, buat bikin dede bayinya?” ledek Maura seraya terkekeh.
“Ish kamu ini, lagian kakak udah hamil kok,” ujarnya membuat Maura dan sang Ibu ternganga.
“Ha? Yang benar kak? Kenapa gak kasih tau dari tadi sih,” ujar Maura.
“Biar jadi surprise,” jawabnya sedikit terkekeh.
“Alhamdulillah yah Nak, akhirnya Ibu sebentar lagi gendong cucu,” ujar sang Ibu.
“Iya Bu, doain semoga persalinannya lancar yah,”
“Aamiin,” ujar sang Ibu dan Maura bersamaan.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here